12:48 pm - Rabu September 19, 2018

Kapal Kursin Terdampar di Banten

Written by | Juni 9, 2015 | 0
kapal kursin terdampar
Single content advertisement top

BERITA BANTEN, Brantas

Sebuah kapal nelayan jenis kursin bermesin 30 Gross Ton (GT) terdampar diperairan laut pantai Bageudur, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak,Banten, Senin (8/6) sekitar pukul 17.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terdamparnya kapal dengan jumlah 5 Anak Buah Kapal (ABK) dan seorang kapten itu. Namun akibat peristiwa itu, menyebabkan perjalan kapal ke Nagroe Aceh Darusalam terhambat.Belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun diduga pada bagian mesinnya mengalami kerusakan.

Menurut salah seoarang ABK, Cecep Taufik (25) mengatakan, nasib naas yang dialami kapal yang ditumpanginya bermula ketika, dalam perjalanan ke Nangro Aceh Darusalam. Namun, pada saat kapal berada di perairan laut Bayah pada hari Minggu, tiba-tiba mesin kapal mati.

“Hari Minggu sekitar jam 11.30 diperairan Bayah mesin kapal kita mati. Secara pastinya kami belum mengetahui tetapi menurut kapten kapal keruskan di sebabkan karena pada panbeltnya tidak berfungsi,”ungkapnya.

Cecep menambahkan, kendala pada mesin kapal membuat mereka terpaksa harus bertahan selama 24 jam hingga akhirnya terseret ke perairan laut Bageudur Desa Sukamanah Kecamatan Malingping ini.

Hal yang sama dikatakan ABK lainnya, Haryadi, kapal itu rencananya akan melakukan pelayaran ke Nangro Aceh Darusalam yang akan dioperasikan untuk mencari belut.

“Alhamdulilah kami selamat, namun kapal nya sekarang masih belum dapat dioperasikan kembali,”katanya.

Sementra itu Kapolsek Malingping, Nono Karsono, didampingi Syah Bandar Binuangeun, Ismail, membenarkan, sejauh ini pihaknya masiih melakukan evakuasi dan meminta keterangan dari kapten kapal dan ABK.

“Dari keterangan ABK, kejadian yang dialami kapal nelayan tersebut disebabkan karena mati mesin dalam perjalanan dari Pelabuhan Ratu Jawa Barat ke Aceh. Mesin mati secara total tepatnya di perairan laut Bayah,”katanya.

Ketika ditanya soal dokumen kapal, Nono, mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokumen kapal tersebut lebak, adapun pemilik kapalnya yakni salah seorang warga Jakarta, Muhamad Jaenal Abidin.

“Kapten kapalnya bernama, Arifin warga Manado kelima ABK masing-masing, Renaldi warga Manado, Hadi Haryadi warga Sukabumi Jawa Barat, Januaryo warga Manado dan Cecep Taufik warga Bandung,”ungkapnya.

Hingga saat ini kapal nelayan yang terdampar, masih berada diperairan laut Bageudur Desa Sukamanah, sementara kelima ABK kini berada dirumah salah seorang warga Sukamanah, setelah sebelumnya dievakuasi di kantor Polsek Malingping untuk dimintai keterangan.

(Visited 364 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERANDA, BERITA, BERITA BANTEN, RAGAM

No comments yet.

Leave a Reply