12:40 am - Senin Agustus 20, 2018

Oknum pejabat inspektorat diduga “Kumpul Sapi” Selama 3 Tahun Lebih

Written by | Juni 16, 2016 | 0
oknum pejabat inspektorat
Single content advertisement top

Oknum pejabat inspektorat-Kasus perselingkuhan nampaknya makin marak terjadi, apalagi kasus perselingkuhan di kalangan pejabat dan Pegawai Negri Sipil. Yang paling terbaru terungkapnya kasu dugaan perselingkuhan yang dilakukan DK (36) salah seorang Oknum pejabat inspektorat di kota Surabaya yang dilaporkan sendiri oleh suaminya ke Gubernur Surabaya karena laporannya Inspektorat kota Surabaya tidak di gubris.

Belum lagi kasus perselingkuhan yang dilakukan Oknum pejabat inspektorat di pemkot Banjarmasin yang dilaporkan sendiri oleh suaminya ke Plt Sekda dan kepala SKPD setempat karena diduga melakukan perbuatan perselingkuhan.

Seperti tidak mau ketinggalan, perselingkuhan di kalangan Pemda Kabupaten Karawang juga marak terjadi. Diduga Salah satu Oknum pejabat inspektorat Kabupaten Karawang yang berinisial LI melakukan perselingkuhan dengan seorang guru di SMP Negri di Kecamatan Klari yang berinisial ES.

oknum pejabat inspektorat

Diketahui LI yang sempat menjadi Kepala Sekolah SD Telukjambe Timur yang nyambi menjadi Kepala sekolah SMP Tunas Utama yang beralamat di Kampung Growong.

Kemudain menjabat sebagai kepala UPTD Pendidikan di kecamatan Ciampel sebelum akhirnya menjadi salah satu Kepala Seksi di Inspektorat ini, melakukan perselingkuhan sekitar tiga tahun.

Dugaan perselingkuhan ini berdasarkan pengaduan warga perumahan GP yang berlokasi di Kelurahan Palumbonsari ke kantor BeritaBrantas yang merasa kesal dengan sikap LI yang dikatakannya bersikap arogan di lingkungan perumahan.

“Sikapnya sangat tidak mencerminkan sebagai seorang pejabat dan seorang pendidik. orangnya sombong, kalau ngomong kasar, belum lagi kalau lewat perumahan sini selalu ugal-ugalan,”ungkap H.Syarif salah satu warga perumahan GP, kamis (16/6).

Ketika ditemui lurah Palumbosari merasa kecewa dengan perilaku pejabat yang bekerja di inspektorat dan seharusnya menjadi pengayom tetapi ini malah membuat resah di wilayahnya.

“Memang saya merasa “dititipi” oleh LI dia mengaku kalau ES adalah istrinya dan saya juga baru tau ketika pemimpin redak BeritaBrantas mengkonfirmasi saya tentang itu apalagi menurutnya itu adalah laporan warga GP yang merupakan warga saya,”ungkapnya.

Lurah melanjutkan, ketika di telusuri ternyata benar ES itu bukanlah istri LI. “ES mempunyai suami seorang guru di SMA 2 yang bernama Dodi dia sakit bahkan baru saja meninggal tanggal 9 mei 2016,”tambahnya.

BERITA BERSAMBUNG BESOK…..

(Visited 130 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERANDA

No comments yet.

Leave a Reply