2:55 pm - Rabu November 22, 2017

Waspada, Oli Palsu Marak Beredar

Written by | Agustus 13, 2016 | 0
Oli palsu
Single content advertisement top

Oli Palsu – Meski telah di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan oli berbagai merek, HR hingga kini belum berhasil dijebloskan kedalam penjara. Bahkan, yang bersangkutan menganggap sepele kasus yang menjerat dirinya.

Padahal,seperti disebutkan beberapa sumber,bahwa praktik pemalsuan yang dilakukan HR telah merugikan perusahaan pemegang merek ternama,seperti Mesran Pertamina, Yamaha Lube, Top One,Prima XP dan lainnya karena telah memalsukan dan menjual Oli Palsu.

Pihak Pertamina sendiri ketika dikonfirmasi terkait produk Oli Palsu yang dipalsukan HR,menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengungkap pemalsuan tersebut,dengan alasan bahwa ranah kriminal ada dipihak kepolisian.

Oli palsu

Sementara perusahaan lain yang produknya ikut dipalsukan, tidak memberikan jawaban ketika dikonfirmasi lewat email maupun telepon.

Seharusnya, kasus pemalsuan Oli Palsu ini bisa ditangani secara profesional karena sudah meyangku pelanggaran hak cipta dan merek sehingga bentuk kerugiannya  pasti ada.Demikian disampaikan praktisi hukum bidang HAKI, Dimas Haryanto SH,LLM, Jum’at (12/8).

“Apa pun bentuk pemalsuan,pasti ada yang dirugikan dan merugikan apalagi menyangkut merek dagang yang sudah memiliki nama. Jadi sangat aneh dan janggal sekali bila ada perusahaan besar yang telah terkenal merek dagangnya,kemudian di palsukan tapi menolak untuk melaporkan pelakunya. Dan pelaku bisa dijerat dengan undang-undang  hak cipta dan merek,sesuai ketentuan yang ada,” jelas Dimas.

Yang menjadi pertanyaan banyak orang, mengapa seorang pelaku pemalsuan merek dagang terkenal bisa bebas berkeliaran tanpa tersentuh tangan hukum,sementara ia telah menikmati hasil penipuan tersebut,lanjut Dimas.

“Dan itu tugas  kepolisian untuk mengungkapnya, dan kita yakin polisi pasti mampu untuk mengungkap dan meringkus pelaku tersebut meski katanya masih bebas berkeliaran,”tambah Dimas. (RED)

(Visited 241 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: HUKUM

No comments yet.

Leave a Reply