2:55 pm - Rabu November 22, 2017

Awas Kejahatan Perbankan

Written by | Juni 29, 2015 | 0
kejahatan perbankan
Single content advertisement top

Berita Karawang, Brantas

Modus kejahatan di bidang perbankan memang se­dang marak terjadi. Ban­yak sekali nasabah sebagai korban kejahatan yang melaporkan diri ke pihak bank dan kepolisian. Hampir 3.000 kasus penipuan perbankan tercatat pada tahun 2012 menurut Asosiasi Sistem Pembayaran Indo­nesia.

Kejahatan-kejahatan perbankan ini biasanya dilakukan oleh pelaku dengan berbagai cara tradisional atau manual hingga tingkat mod­ern dengan peralatan canggih.

Masyarakat hendaknya waspada terhadap moduk kejahatan per­bankan ini. Berikut ini adalah lima jenis kejahatan yang sering dilapor­kan korban terkait perbankan:

  1. Card Trapping

Kejahatan ini biasanya dilaku­kan pelaku dengan cara tradisional yakni menjebak kartu dari mesin ATM. Yaitu pelaku akan mengaka­li mesin ATM dengan menyumpal lubang kartu dengan lidi.

Sehingga nasabah yang akan mengambil uang di ATM menge­luh kartunya tersangkut di dalam. Pelaku sebelumnya juga sudah me­nempelkan stiker informasi kema­na nasabah akan melapor jika kartu ATM nya tersangkut.

Jika nasabah sudah meng­hubungi nomer pusat informasi tersebut, pelaku akan meminta PIN nasabah. Untuk menghindarinya, sehendaknya nasabah harus meng­hapal nomer pusat informasi resmi dari bank terkait untuk mengh­indari penipuan cara berikut.

  1. Via Jejaring Sosial

Cara ini biasanya dilakukan pelaku dengan mendekati si calon korban secara personal. Kasus terbesar yang terjadi yaitu seo­rang ibu-ibu yang diajak kenalan melalui facebook sehingga tertipu sampai Rp 1 miliar.

  1. Rekening Fiktif

Biasanya korban mendapat pe­san singkat dari pelaku yang me­minta kiriman sejumlah uang ke sebuah nomer rekening. Pelaku menggunakan identitas palsu agar tidak mudah dideteksi oleh per­bankan dan kepolisian.

Kejadian ini sering dialami kor­ban menjelang perayaan hari besar agama, penerimaan siswa baru atau bisa hari-hari biasa.

  1. Pembobolan PIN

Pelaku memanfaatkan kege­maran nasabah yang berbelan­ja dengan EDC (Electronic Data Capture) daripada ATM. Mereka akan melakukan skimming untuk mencuri data nasabah baik PIN dan kartu Debit. Nasabah yang menggunakan EDC sebaiknya ber­hati-hati saat memasukkan PIN ke mesin EDC dengan menggunakan kedua tangan untuk menjaga kera­hasiaan.

  1. Modus Pemenang Undian

Modus ini yang seringkali terja­di dengan mengirimkan pesan ke nasabah sebagai pemenang undi­an. Nasabah diminta melakukan registrasi e-banking melalui ATM dan tidak menyadari bahwa bahaya mengancam mereka.

title=

 

 

(Visited 244 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA, LIFE STYLE

No comments yet.

Leave a Reply