7:27 am - Sabtu Juli 21, 2018

Bentrok FPI VS GMBI Meluas, Ketua PP : Siapapun Tidak Boleh Mengecam FPI

Written by | Januari 15, 2017 | 0
Bentrok FPI VS GMBI Meluas
Single content advertisement top

Bentrok FPI VS GMBI Meluas– Bentrokan antar dua organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia semakin meluas, setelah sebelumnya bentrokan antar dua ormas ini sempat terjadi di depan Mapolda Jawabarat yang berujung dengan dianiayanya salah satu anggota FPI.

Bentrok FPI VS GMBI MeluasBentrok FPI VS GMBI Meluas Kini giliran pendukung Habib Rizieq Shiyab melakukan pembakaran sekertariat GMBI di Kampung Tegalwaru RT/RW05/03, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat dini hari (13/1).

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangannya menuturkan, insiden terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari WIB. Perusakan diduga dilakukan oleh massa FPI Ciampea jamaah Majlis Arasyafat.

Yusri mengatakan, Bentrok FPI VS GMBI Meluas kejadian tersebut dipicu anggota FPI atas nama Syarief yang dikabarkan menjadi korban penusukan dalam insiden di Bandung saat pemeriksaan Riziek. Selain itu, mobil salah satu anggota FPI juga dirusak akibat bentrok tersebut.

Ketua DPC FPI Bogor Cibinong, Burhanudin sendiri menampik tuduhan telah melakukan perusakan dan pembakaran sekretariat GMBI Ciampea. Sebagai ketua FPI Bogor, ia tak pernah memerintahkan perusakan dan pembakaran sekretariat GMBI. Kalaupun itu terjadi, maka semata-mata hanya spontanitas atas kecintaan mereka kepada Habib Rizieq Syihab.

“Sekali lagi, tidak ada instruksi untuk melakukan perusakan. Mereka hanya bertindak secara tiba-tiba, dan terpancing juga dengan pemberitaan-pemberitaan,” jelas Burhanudin.

Sebelumnya Bentrok FPI VS GMBI Meluas diketahui massa FPI dan GMBI mengawal pemeriksaan pimpinan FPI Rizieq Syihab sebagai saksi dalam kasus penodaan lambang negara. Kedua kelompok massa pro dan kontra tersebut sempat bersitegang dan ricuh di depan Mapolda Jabar, tempat pemeriksaan Rizieq berlangsung.

sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila Japto Soelistjo Soerjoesoemarno atau akrap di panggil Yapto ini mengatakan, kalau ormas seperti FPI adalah aset bangsa dan dapat dimanfaatkan untuk bekerja sama dalam berbagai bidang, maka dari itu harus di manfaatkan.

“Semua organisasi massa (ormas) adalah mitra pemerintah, mendukung dan membantu pemerintah dalam kegiatan-kegiatan sosial atau kegiataan lainnya. FPI juga demikian, (menjadi mitra) terutama dalam hal keagamaan,” kata Yapto.

Ia menjelaskan, ormas di Indonesia beragam. Ada ormas yang bergerak dalam bidang keolahragaan, maupun politik. meskipun begitu tujuan seluruh ormas itu sama.

“Setiap ormas pasti punya AD/ART, dan dari mukadimah AD/ART bisa dilihat, bagaimana arah ideologi ormas tersebut,” tukasnya.

Karenanya, Yapto juga sangat positif menilai kiprah FPI selama ini sebagai ormas yang jelas juntrungannya karena memiliki ideologi dan terdaftar secara hukum.

“Kami adalah mitra mereka juga, karena mereka bergerak sesuai ajaran Islam. Jadi siapa pun tidak boleh mengecamnya”, tegasnya.

Pernyataan dari Yapto Soerjosoemarno ketua Pemuda Pancasila ormas yang sangat Pancasilais yang dengan tegas mendukung keberadaan FPI tentu menjadi tamparan keras terhadap ormas-ormas kecil semacam GMBI.

Mereka sama sekali tidak memahami apa itu Pancasila, namun mau saja dijadikan sebagai alat untuk diadu domba.

“Ini membuktikan bahwa GMBI dan ormas-ormas lainnya yang berusaha mengganggu para ulama dan umat Islam di depan Polda Jabar pada hari Kamis (12/1) hanyalah pion dari pihak lain untuk dibenturkan dengan umat Islam,” tandas Yapto.(RED)

Sumber : Tribun News

(Visited 6.965 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA BOGOR

No comments yet.

Leave a Reply