7:58 am - Sabtu Juli 21, 2018

Wacana Pemindahan Pelayanan Administrasi Kependudukan Buat Camat “ngageubeug”

Written by | Agustus 30, 2017 | 0
Administrasi Kependudukan
Single content advertisement top

Administrasi Kependudukan -Wacana pemindahan pelayanan pembuatan administrasi kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga dan Akte kelahiran yang tadinya berpusat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) akan di pindahkan ke tiap-tiap kecamatan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menuai berbagai respon.

Pada awalnya wacana ini di canangkan oleh Bupati Karawang Dr. Cellica Nurachdiana yang sebagaimana ditulis dalam statusnya di media sosial milik Bupati Karawang tersebut. Dalam kicauannya Bupati mengatakan, pemindahan pelayanan administrasi kependudukan dilakukan agar mempermudah warga Karawang dalam mengurus administrasi kependudukan.

Administrasi Kependudukan

“Hal ini dilakukan bertujuan agar masyarakat lebih mudah dalam membuat administrasi kependudukan, kedua agar birokrasi dalam pembuatan administrasi kependudukan tidak terlalu panjang dan berbelit-belit, ketiga untuk memutus mata rantai percaloan KTP,” tulis Cellica di akun media sosialnya tertanggal (20/8).

Lanjutnya Cellica juga menulis, kalau wacana pemindahan ini sudah dikoordinasikan kepada setiap camat yang ada di Kabupaten Karawang.

“Kami sudah mengumpulkan seluruh camat se Kabupaten Karawang perihal pemindahan administrasi kependudukan ini dan kami tegaskan dalam pengurusannya tidak dipungut biaya alias GRATIS,” tambah cellica dalam tulisannya.

Dilain tempat, Sekertaris Kecamatan Karawang Timur Dede Tasria ketika di wawancarai mengenai wacana pemindahan pelayanan administrasi kependudukan, mengaku cupuk kaget dengan wacana tersebut. Namun, apabila wacana tersebut benar-benar terealisasi, dirinya berharap agar segala sarana dan prasarananya segera dilengkapi.

“Awalnya saya juga sempat kaget dengan wacana tersebut, tetapi kalau wacana itu sampai ter realisasi, ya kita siap-siap saja, tapi mohon didukung oleh perangkat-perangkat yang dibutuhkan seperti alat perekam dan juga SDMnya,” ucapnya, rabu(30/8).

Lebih lanjut Dede menjelaskan, di Kecamatan Karawang timur sendiri saat ini hanya memiliki satu perangkat perekap KTP dan satu orang operator yang menghandle dalam masalah perekapan KTP.

“Pada awalnya di Kecamatan ada 6 alat perekaman tapi sekarang di serahkan ke Disdukcatpil, kalaupun wacana tersebut jadi di realisasikan ya saya mohon untuk Kecamatan diberikan fasilitas dalam hal perangkat dan operator untuk melakukan perekapan administrasi seperti pada tahun 2012 kemarin,” tambah Deden.

Menanggapi wacana tersebut, Wakil ketua komisi A DPRD Kabupaten Karawang Indriyani,ST. mengatakan, dirinya sepakat terkait wacana pemindahan pelayanan administrasi kependudukan dan dirinya pun setuju dengan pembentukan Unit Pelayanan Teknis Instansi Pelaksanaan (UPT).

“Saya setuju dengan wacana tersebut karena sesuai dengan UU No 24/2013 tentang Administrasi kependudukan. Dan juga terkait pembentukan UPT  harus benar-benar dilaksanakan di Kecamatan karena mengingat jarak tempuh masyarakat yang jauh apabila harus mengurus administrasi kependudukan ke Disdukcatpil,” ucap Indri ketika di konfirmasi melalui pesan singkat.

Namun, Indri juga menegaskan agar segala sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan yang ada di Kecamatan harus tersedia. “Segala sarana dan prasarana harus tersedia dengan baik, serta SDM pelayanan harus hadir sesuai dengan jam kerja. Jangan sampai masyarakat datang ke Kecamatan alatnya ada tapi operatornya tidak ada,” tambah Indri.

Terakhir Indri berharap, peran serta masyarakat untuk melakukan administrasi kependudukan karena masih ada selisih sekitar 500ribu masyarakat yang harus melakukan perekaman E-KTP.(03/den)

(Visited 140 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply