2:34 am - Senin Juni 25, 2018

Atensi Kapolsek TelukJambe Timur “Dilecehkan”

Written by | Februari 23, 2018 | 0
pak mul raka
Single content advertisement top

Atensi Kapolsek Dilecehkan-Atensi pimpinan seharusnya menjadi prioritas bagi bawahan karena atensi pimpinan merupakan sebuah bentuk dari arahan agar kinerja sebuah instansi baik instansi pemerintahan, swasta dan lebih lagi bagi instansi penegak hukum dan keamanan negara agar lebih baik lagi kinerjanya.

Namun pelanggaran atensi pimpinan seperti ini semakin marak terjadi, salah satunya terjadi di Polsek Telukjambe Timur dan pelanggaran etika itu ada kaitanya dengan kemitraan antara Polsek Telukjambe Timur dengan reporter Beritabrantas yang sebelumnya terjalin dengan baik karena Beritabrantas merupakan media anak TNI-Polri.

Padahal ketika di konfirmasi Kapolsek Teluk Jambe Timur telah mengatensikan terhadap Kanit Reskrim Polsek Telukjambe Timur bahkan sampai menelfon dan menanyakan berulangkali atensi yang diberikannya (kapolsek) sudah di siapkan.

pak mul rakaDan bahkan Kapolsek sendiri telah menghubungi pimpinan Redaksi Beritabrantas untuk memberitahukan kalau atensi sudah diberitahukan ke Kanit Intel untuk memediasi dengan Kanit Reskrim Polsek Teluk Jambe Timur.

Namun ketika di datangi oleh Reporter Beritabrantas, Kanit Reskrim seolah tidak menghargai dan tidak mengindahkan atensi Kapolsek. bahkan Kanit tersebut sempat berkata kalau atensi yang diberikan oleh Kapolsek itu tidak ada.

“Nanti aja sekarang mah nggak ada nunggu nanti aja kalau ada lagi,”Ucap Kanit Reskrim Polsek Teluk Jambe Timur.

Padahal dalam struktural kepemimpinan Kapolsek merupakan jalur komando yang harus diikuti atensinya selama atensinya masih bisa dipertanggung jawabkan.

Menyikapi perkataan Kanit Reskrim Polsek TelukJambe Timur Agus Sanusi memaparkan, kesannya seperti jual beli barang padahal atensi Kapolsek itu adalah bentuk printah dan kemitraan.

“Seharusnya bawahan itu harus mengikuti komando selama komando atau atensi itu bisa di pertanggung jawabkan. Ini malah terbalik printah, atensi komando seakan-akan “digampangin dan dilecehkan,”Tegas Agus.

Lebih lanjut Agus menambahkan, jadi Kapolsek seperti makan buah simalakama dan juga ada didalam kitab-kitab dan apabila bawahan tidak mengikuti perintah atau atensi pimpinannya atau komandannya maka itu tanda-tanda kehancuran dalam memimpin maka seorang pemimpin harus menegur dan mengambil sikap tegas karena kedepan tidak akan kondusif dan menjadi boomerang terhadap pimpinannya,”Tandas Agus. (03)

(Visited 54 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply