11:47 am - Selasa September 19, 2017

Kurang Tergarap, Pemkab Karawang Optimalkan Budidaya Rumput Laut

Written by | Februari 17, 2017 | 0
Budidaya Rumput Laut
Single content advertisement top

Budidaya Rumput Laut– Nampaknya pemerintah Kabupaten Karawang akan mengoptimalkan Budidaya Rumput Laut yang berada di tambak-tambak masyarakat yang berada di pantai utara. Alasannya, hasil panen rumput laut lebih besar dari Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang yang sebesar 3,6juta.

Bupati Kabupaten Karawang Cellica Nurachdiana mengaku akan terus mengoptimalkan hasil tambak rumput laut. Pasalnya, dari potensi lahan seluas 16 ribu hektare baru dapat tergarap sekitar 2500 hektare saja.

Budidaya Rumput Laut

“Potensi Budidaya Rumput Laut harus digarap lebih luas lagi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. Ditambah lagi, tambak rumput laut hasilnya sangat menguntungkan bagi masyarakat pesisir laut,” Ucapnya, selasa (17/2).

Disebutkan, rumput laut jenis gracilia ternyata bisa dibudidayakan secara tumpang sari dengan udang atau bandeng. Bahkan, jika tambak bandeng ditanami rumput laut, pemiliktambak tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk pakan bandeng tersebut. Sebab, bandeng akan memakan lumut-lumut yang menempel pada rumput laut itu.

Menurut Cellica, ada empat hal yang akan dilakukan Pemkab Karawang untuk meningkatkan produksi rumput laut. Pertama adalah penyediaan bibit rumput laut, peningkatan sumber dayamanusia, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan pemasaran.

“Anggarannya akan kami siapkan supaya produksi rumput laut di Karawang terus meningkat,” tambah Cellica.

Dikatakan, untuk mencapai hal tersebut Pemkab Karawang, menetapkan Desa Sedari sebagai daerah projek percontohan budidaya rumput laut. Alasannya, petambak rumput laut di Desa Sedari telah berhasil meningkatkan pengasilannya melalui Budidaya Rumput Laut.

lebih lanjut Cellica menjelaskan, petani tambak di Desa Sedari berhasil memanen rumput laut sebanyak 2 ton dari satu hektare tambak. “Pemasaran rumput laut ini tidak ada kendala. Sebab ada perusahaan agar-agar yang siap membeli rumput laut dari Desa Sedari berapa pun banyaknya,” ucapCellica.

Atas dasar itu, Cellica akan mendesak para petani tambak lainnya untuk ikut membudayakan rumput laut. “Masih banyak lahan tambak di Karawang yang bisa ditanami rumput laut,” jelasnya.

lebih lanjut dirinya (Cellica) menjelaskan, dengan cara tersebut, warga pesisir tidak perlu berbondong-bondong mencari pengasilan ke kota dengan menjadi buruh pabrik. “Saya yakin jika potensi yang ada disetiap desa dikembangkan secara apik, tidak akan ada lagi pengangguran di Karawang,” katanya.(03)

(Visited 68 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply