3:08 pm - Senin Oktober 19, 7142

Empat Sekolah Ambruk, Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Sekolah

Written by | Februari 22, 2017 | 0
Korupsi Pengadaan APK
Single content advertisement top

Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Sekolah– Ambruknya beberapa bangunan sekolah di Kabupaten Karawang kini tengah diusut tim Kejaksaan Negri (Kejari) Karawang. pasalnya, bangunan sekolah yang ambruk rata-rata berasal dari dana pembangunan sekolah tahun anggaran 2012.

Kajari Karawang Sukardi SH. M Hum. mengatakan, pihaknya telah membentuk tim penyidik yang dipimpin oleh Kasipidsus untuk menyelidiki adanya Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Sekolah tahun anggaran 2012.

Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Sekolah

“Kami telah memebentuk tim penyidik yang dibawahi Kasipidsis ibu Titin Herawati Utara untuk menyelidiki adanya Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Sekolah tahun anggaran 2012,” ungkap Sukardi.

Lebih lanjut Sukardi menjelaskan, penanganan kasus ini merupakan prioritas Kejaksaan di tahun 2017 ini. Penanganan kasus ini dilakukan kejari setelah ramai diberitakan di media massa tentang beberapa bangunan sekolah yang ambruk.

“Penanganan kasus ini menjadi prioritas Kejari di tahun 2017 mengingat rata-rata bangunana yang ambruk berasal dari dana pembangunan sekolah tahun anggaran 2012, kini pihak penyidik tengah mengumpulkan bukti-bukti permulaan seperti kliping berita, bukti fisik sekolah yang ambruk,” tambahnya.

Kemudian Sukardi mengatakan, dalam penyelidikan ini mungkin sedikit tertunda karena Kasipidsus sedang pendidikan di luar negeri. “Setelah Kasipidsus pulang, langsung kita tangani kembali,” ungkapnya.

Sukardi mengatakan dalam menangani kasus Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Sekolah tahun anggaran 2012, pihaknya tidak menangani kasus per kasus. Namun pelaksanaan pembangunan semua sekolah saat itu akan diselidiki.

Hal tersebut dilakukan karena spesifikasi bangunan semuanya sama. Artinya, hal itu harus ditangani secara menyeluruh mulai dari perencanaan hingga kegiatan tersebut dilaksanakan.

“Kalau kami tangani setiap sekolah makan waktu. Jadi seluruhnya saja, pada tahun 2012 itu kan banyak sekolah dibangun,” katanya.

Berdasarkan catatan BeritaBrantas, di awal 2017 ini sudah empat bangunan sekolah yang ambruk. diantaranya : satu unit bangunan SDN Ciptamargi II, di Desa Ciptamargi, Kecamatan Cibuaya, kemudian SDN Pusakajaya Selatan II di Desa Pusakajaya Selatan, Kecamatan Cibuaya, SMPN 1 Tirtajaja Desa Tirtajaya Kecamatan Tirtajaya, terakhir SMAN 1 Cikampek di Kecamatan Kota Baru.

Sembelumnya ada dua sekolah yang ambruk yaitu SMPN 1 Telukjambe Timur tahun 2016 dan SMKN 1 Karawang yang ambruk tahun 2015 bahkan sempat melukai 2 siswanya.(03)

(Visited 55 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply