1:36 pm - Minggu Agustus 19, 2018

GMBI Karawang Rebutan Limbah Lagi

Written by | April 23, 2018 | 0
GMBI Karawang
Single content advertisement top

GMBI Karawang-Permasalahan terkait pengelolaan limbah antara pihak Gerakan Masyrakat Bawah Indonesia (GMBI) dan pihak PT.Ichii Industri tempo lalu yang sempat terjadi demonstrasi di depan perusahaan yang berlokasi di Kawasan Industri KIIC ini kini berlanjut dengan pertemuan antara pihak perusahaan dan pihak yang menerima pengelolaan limbah perusahaan tersebut.

Pertemuan sendiri berlangsung di ruang rapat Kapolsek Teluk Jambe Timur serta dipimpin langsung oleh Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana dan Danramil Telukjambe Timur Kapten Inf. Yasin. serta dihadiri oleh Kabag Ops Polres Karawang Kompol Prasetyo, Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona M, Kasat Intel Polres Karawang AKP Rezky Kurniawan S, Kepala Desa Sukaluyu Sdri. Ayum Nurlaela, Pengelola Kawasan KIIC Sdr. Bambang Sugeng, Managemant PT. Ichii Industri Sdr. Junanto Sany, Sdr. Sakri, Pimpinan CV. CAHAYA KUSUMA Sdr. Parman Zamhuri, CV. CAHAYA KUSUMA Sdr. Kobul, Pengacara CV. CAHAYA KUSUMA Sdr. Endang, Pengacara / LBH LSM GMBI Sdr. Dadi M, LSM GMBI Sdr. Agus dan R. Dian, Senin (23/4).

Dalam penyampaiannya Kuasa Hukum PT. Ichii Indus mengatakan, terkait dengan surat SPK kerjasama pengelolaan limbah yang diterima oleh MPI milik Sdr. H. Waridin, bahwa PT. Ichii Industri tidak pernah mengeluarkan SPK kepada PT. MPI.

GMBI Karawang

“Saat ini PT. Ichii Industri telah bekerjasama dengan CV. Cahya Kusumah dengan Direktur Sdr. PARMAN JAMHURI dalam pengelolaan limbah dan apabila MPI merasa dirugikan silahkan lakukan proses Hukum, Mengharapkan limbah produksi yang berada di PT. Ichii Industri agar segera dikeluarkan karena sudah menumpuk di Perusahaan,”Ucapnya.

Melanjutkan pertanyaan tersebut kuasa hukum CV. Cahya Kusumah Endang menturkan, kalau saat ini CV.Cahya Kusumah adalah pengelola limbah di PT. Ichii Industrial dan tidak bisa memutus kerjasama dengan perusahaan.

“Dan kami juga akan membuat laporan ke Polres Karawang terkait dengan adanya dugaan pemalsuan surat SPK pengelolaan limbah,”Jelasnya.

Mendengar pernyataan tersebut, pengacara LSM GMBI yang juga mitra dari PT.MPI mengungkapkan, dirinya mendukung upaya hukum yang dilakukan oleh pihak PT.Ichii Industri melalui CV.Cahaya Kusumah terkait permasalahan ini.

“Kita mendukung upaya hukum yang ditempuh. Namun, adanya SPK kerjasama pengelolaan limbah yang dianggap palsu tersebut harus dilakukan pengujian terlebih dahulu serta PT.Ichii Industri sebagai yang mengeluarkan SPK juga harus bisa menyelesaikan permasalahan ini,”Tegas Kuasa Hukum LSM GMBI saudara Dadi.

Lebih lanjut Dadi menjelaskan, terkait adanya demonstrasi tempo hari  dilakukan dalam rangka menuntut hak PT.MPI sebagai pengelolaan limbah dan telah menerima SPK dari PT.Ichii Industri.

“Dan terkait dengan rencana aksi unjukrasa susulan LSM GMBI ke PT. Ichii Industri saya tidak bisa mengambil keputusan, karena semua itu kebijakan dari Ketua LSM GMBI Karawang Sdr. M. Sayegi alias DEWA,”Tandasnya.

Setelah melakukan perundingan yang cukup alot, akhirnya diputuskan : pertama terkait dengan adanya rencana aksi unjukrasa LSM GMBI di PT. Ichii Industri LBH LSM GMBI tidak bisa mengambil keputusan apakah jadi dilaksanakan atau tidak pada hari Selasa tanggal 24 April 2018, karena semua adalah keputusan dari Ketua LSM GMBI Karawang Sdr. M. Sayegi alias Dewa.

Terkait dengan limbah industri yang sudah menumpuk di PT. Ichii Industri, agar PT. Ichii Industri, CV. CAHAYA KUSUMAH dengan LSM GMBI sebagai perwakilan dari PT. MPI ( Mandiri Pratama Intilogam ) agar melakukan komunikasi. CV. CAHAYA KUSUMA hari ini akan tetap melaksanakan pengangkutan limbah yang berada di PT. Ichii Industri pada hari Senin tanggal 23 April 2018.

Dalam pengeluaran limbah yang berada di PT. Ichii Industri menunggu hasil koordinasi LBH LSM GMBI dengan Ketua LSM GMBI Kab. Karawang yang saat ini sedang berada di Bandung, dan akan diinformasikan kembali kepada Managemant PT. Ichii Industri dan CV. CAHAYA KUSUMA pada hari Senin tanggal 23 April 2018 pukul 17.00 wib. Rencananya para pihak akan melakukan komunikasi kembali dengan semua pihak sehingga adanya solusi sehingga terciptanya situasi yang aman dan tertib.(03)

(Visited 155 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply