2:51 pm - Rabu November 22, 2017

“Apa Gagal Paham” Karawang punya Pemda II

Written by | Oktober 14, 2017 | 0
Karawang Punya Pemda II
Single content advertisement top

Proyek Pemda II-Mega Proyek pembangunan gedung pemda dua yang dikabarkan mangkrak atau tidak dikerjakan saat ini kasusnya tengah ditangani oleh tim TP4D Kejaksaan Negri Karawang (kejari). yang selanjutnya telah melakukan pemanggilan terhadap pihak Dinar Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama kontraktor pembangunan gedung Pemda dua.

Kepala seksi (kasi) Intel Kejari Karawang Sabrul Iman mengatakan, pihaknya telah memanggil pihak PUPR bersama dengan kontraktor pembanguna gedung Pemda dua pada rabu (11/10) kemarin untuk selanjutnya ditanya mengenai beberapa hal terkait pembangunan gedung pemda dua.

“Pemanggilan ini merupakan salah satu tugas dari tim TP4D Kejari Karawang, untuk memastikan agar pembangunan gedung milik pemkan tersebut berjalan sesuai dengan aturan,” ucap Sabrul.

Karawang Punya Pemda II

Dijelaskan Sabrul, pihaknya memberikan keleluasaan kepada kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan hingga batas waktu perjanjian kontrak. Namun, nantinya pembayaran yang dilakukan pemerintah harus sesuai dengna prestasi pembangunan saat kontrak telah usai.

“Mereka tetap menyelesaikan pembangunan sampai Desember nanti, setelah habis masa kontrak baru kita lihat hasilnya. Kalau hanya selesai 70 persen, ya hanya segitu yang dibayarkan kepada kontraktor. Tugas kami disini (TP4D) adalah untuk menyelamatkan uang negara. Namun jika tidak selesai, kontraktor tersebut akan kami rekomendasikan di blacklist,” tambah Sabrul.

Kemudian Sabrul mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak baik kontraktor atupun pihak PUPR apabila terdapat kecurangan dari proyek tersebut. Namun hal tersebut baru bisa dilakukan setelah proyek pembangunan tersebut telah selesai.

“Lihat saja kalau ada yang mau bermain curang, misalnya prestasi pembangunan hanya 80% namun dibayarkan 100%, kami pasti akan usut hal tersebut sampai tuntas,” bebernya.

Dilain tempat perwakilan Tim Kontraktor PT AURA HUTAKA  Fredy menyampaikan, proyek ini telah berjalan dan sudah mencapai 22% dari target yang telah ditentukan sampai akhir desember 2017 ini, sebesar 29% dan dikatakan pula agar target tersebut dicapai maka akan ada penambahan Karyawan dan munkin penambahan waktu kerja.

“Sampai saat ini sudah mencapai 22% dari target yang ditentukan untuk mengejar target 29% pada akhir tahun mendatang kita akan menambah karyawan atau menambah jam kerja. Karena untuk pekerja dibutuhkan sekitar 200 pekerja dengan estimasi perlantai dikerjakan 20 orang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bagunan Dinas PUPR H.Anyang Saehudin, ST menyanggah dugaan penelantaran Mega proyek pembangunan pemda dua, dirinya beranggapan ada beberapa faktor yang menyebabkan pembangunan pemda dua sedikit lambat.

“Belum bisa dikatakan terlambat karena batas akhir pengerjaan itu akhir desember, mungkin bukan dalam arti keterlambatan pekerjaan tapi percepatan pekerjaan. salah satu faktornya adalah dari material dan bahan yang memang membutuhkan waktu sedikit lama karena proses pencetakan, serta proses pemasangan yang memang tidak mudak untuk memasangnya,” ucap Anyang.

Lebih jauh Anyang menuturkan, terkait dengan masalah pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu, anyang menjelaskan akan ada tambahan waktu selama 50 hari kedepan untuk diberikan kesempatakn pengerjaan.

“Terdapat batasan ketentuan dan batas limit waktu ketika kontrak habis, akan ada penambahan waktu selama 50 hari kedepan akan diberikan kesempatan pengerjaan, akan tetapi denda tetap berjalan,”Tandas Anyang.(nad-ling)

(Visited 475 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply