9:50 am - Senin Februari 19, 2018

Limbah Beracun di Ciampel Diduga dari PT. Asahi

Written by | Februari 13, 2018 | 0
IMG-20180213-WA0006
Single content advertisement top

Limbah Beracun– Sebanyak 8 warga Kuta Mekar Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang, keracunan setelah menghirup limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) limbah tersebut diduga berasal dari PT.Asahi yang berlokasi di kawasan suryacipta kabupaten karawang.

Kapolsek Ciampel AKP Ricky Adipratama ketika di wawancarai mengungkapkan, bermula dari laporan warga bahwa ada warga yang keracunan akibat adanya pembuangan limbah pada Senin(12/2) sekitar pukul 18.00WIB.

“Setelah menerima laporan kami langsung menuju ke TKP di sebuah lapak barang rongsok yang berlokasi di Kampung Mekar Mukti RT 02/01 Desa Kuta Mekar dari lapak tersebut kita temukan  Limbah sisa produksi yang diduga berasal dari PT.ASAHI,”Ucap Ricky, selasa(13/2).

Lebih lanjut Ricky menjelaskan, limbah tersebut dibawa dari pabrik menuju lapak barang rongsok menggunakan sebuah mobil truck ber nompol T8393B.

“Sampainya di lapak, limbah tersebut terkena air hujan sehingga bereaksi dan mengeluarkan uap dan dan spontan warga sekitar langsung keracunan,” Tambahnya.

IMG-20180213-WA0004(1)

Kemudian Ricky mengatakan, dari delapan korban keracunan, enam diantaranya dilarikan ke klinik Mustika Ciampel dan untuk dua korban lainnya dibawa ke RSUD Karawang karena kondisinya parah.

“Untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini dan kita juga sudah berkoordinasi dengan Polres Karawang untuk mencari saksi serta bukti-bukti lainnya,” tambahnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan warga yang berada di sekitar TKP mengatakan, kalau pada sore hari Yusuf selaku pemilik lapak tersebut memang sempat mengatakan kalau dirinya hendak mengarug tempat lapaknya menggunakan batu ara yang dibawa menggunakan truck tersebut.

“Sempet ditanya sama warga karena curiga ada truck yang masuk ke lapak. Dia (Yusuf) mengatakan kalau mau ngarug menggunakan batu ara yang dibawa menggunakan tersebut, eh ternyata malah bawa limbah,” ujar salah satu warga.

Kemudian warga menjelaskan, ketika limbah di turunkan limbah tersebut berbentuk menyerupai batu sehingga warga tidak curiga.

“Tapi pas diturunin itu batu panas akhirnya di siram dengan air tidak lama langsung keluar asap sampai menyebabkan ada warga yang keracunan,”Jelasnya.

Berdasarkan pantauan tim BeritaBrantas TKP kejadian kini telah di gembok dan telah dipasang police line di sekitar TKP serta untuk para pekerja lapak rongsok tersebut tidak berada di tempat. (Run-Ka)

 

 

(Visited 47 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply