7:02 am - Rabu April 25, 2018

LSM GMBI Bela Petani di Karawang Dari APL

Written by | April 11, 2018 | 0
gmbi
Single content advertisement top

LSM GMBI Beerdemo – LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia)berunjuk rasa di kawasan KIC Karawang Barat dengan anggotanya sekitar delapan ribu orang. LSM GMBI hadir di Lapang Karang Pawitan Kabupaten Karawang melakukan aksi demo Sejawa Barat. Solidaritasnya Distrik GMBI Karawang kepada Masyarakat Desa Wanakerta, Desa Wanasari dan Desa Margamulya untuk menyelesaikan persoalan tanah seluas 286 hektar yang terletak di tiga Desa di Kecamatan Teluk Jambe Barat.

Mendesak Pemda Kabupaten Karawang untuk segera dan seketika melakukan pembongkaran dan perkantoran yang tidak berijin yang berada di lokasi tanah sengketa tersebut. Aksi bela para petani ini bergabung dengan LSM GMBI Karawang se Jawa Barat yang ingin mengambil hak tanah para petani,  Selasa (10/04).

Unjuk rasa ini di hadiri oleh Bupati Karawang dr. Celica Nurachdiana, Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan S.I.K, S.H, M.H, M.Si, Ketua DPRD Karawang,  Aspiratur Kabupaten Karawang, Kasatpol PP, dan Muspida Kabupaten Karawang,  LSM GMBI dan bersama para petani Kabupaten Karawang mensurvei  lokasi tanah yang di berada di kawasan KIC Karawang Barat. 

gmmbi

“Saya berterima kasih kepada teman-teman semua yang hadir dalam melakukan aksi bela petani yang sudah menjunjung tinggi pancasila, dan masih menjungjung kedaulatan rakyat, dan sungguh sungguh berani mati untuk membela masyarakat Karawang. Mungkin kita rela berkorban untuk para petani karna bahwasa nya, Pemerintah tidak mungkin membela petani-petani yang ada di Kabupaten Karawang karena Pemerintah hanya berpihak kepada parusahaan perusahaan. Saya tetapkan apapun yang terjadi dengan konsekuensi nya saya akan bertanggung jawab dan bergerak ke Pemda Kabupaten Karawang untuk menuntut untuk memberikan keadilan bagi Masyarakat Karawang,” kata Dewa.

 

Seorang pengacara kuasa hukum Jonshen Panjaitan berkata 27 tahun kita menanggung malu dan penderitaan, karna Masyarakat petani ini di tindas oleh perusahaan China. Sayang nya Pemerintah dan wakil – wakil yang kita pilih membiarkan mereka menderita selama 27 tahun. Saya bersama orang-orang petani ini berusaha bertemu dengan pemerintah, baik Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat untuk memperihatinkan nasib petani, untuk menyelesaikan persoalan petani, bahwa GMBI yang mau memperjuangkan nasib para petani yang ada di tiga Desa ini agar kembali mengusai kedaulatan para petani di Karawang, dan kita akan kembalikan kembali kedaulatan untuk para petani Karawang, tegasnya.

“Terkait permasalahan tanah tersebut kami sudah runding dan kami melakukan kesepakatan bersama, kesepakan yang pertama hari Jumat jam 13 00 siang. Kami bersama Muspida akan bertemu dengan pihak ketiga yaitu GMBI.  Yang kedua tentunya besar harapan saya kita jaga kondisi bersama sama supaya semua nya ini bisa cepat selesai. Apa yang kami lakukan, apa yang kami upayakan  sebagai penyambung lidah dari Aspirasi Masyarakat ini bisa di akomodir oleh pihak ketiga. Salah satu syaratnya adalah keamanan dan ketertiban ini harus menjadi pedoman bagi kita semua,” tuturnya.

Lanjut lagi Bupati menegaskan,  saya sudah bicara dengan kang dewa Ketua GMBI Karawang dengan masyarakatnya yang akan di jaga oleh Brimob dan Kapolres beserta jajarannya. Jadi jangan khawatir akan menjaga masyarakat, dan jangan mudah terpropokasi, semua tanggung jawab Bapak Kapolres dan insyaallah kita akan membuahkan hasil yang terbaik dan hasil kesepakatan  yang nantinya kita laksanakan di hari Jumat, tambahnya. (den-03)

(Visited 137 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG, PEMERINTAHAN, POLITIK

No comments yet.

Leave a Reply