3:38 am - Rabu Mei 23, 2018

Ikut Panen Raya, Mentri BUMN Tanyakan Peran Bumdes

Written by | April 19, 2018 | 0
mentri bumn
Single content advertisement top

Mentri BUMN-Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M.Soemarno dan sejumlah pejabat eselon 1 Kementrian BUMN melakukan kunjungan kerja ke Desa Lemah Duhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang.

Dalam Kunjungannya, Rini beserta seluruh staf dan rombongannya itu mengikuti kegiatan panen di Desa Lemah Duhur dengan luas lahan sekitar 500 hektare dengan jumlah gabah tercatat mencapai 4000 ton.

Ketika diwawancara, Rini menjelaskan, pemerintah terus mendorong peran BUMDES dalam membantu mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat desa. Dirinya juga mendorong BUMDES sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masayarakat Desa.

mentri bumn

“Dengan adanya BUMDES, petani akan terbantu, selain berperan sebagai off taker, petani juga akan mendapat mandaar lain untuk mendorong kesejahteraannya,” Ungkapnya, Kamis(19/4).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan pihaknya mendorong berkembangnya BUMDes sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan yang mandiri.

“Dalam meningkatkan perekonomian pedesaan dengan mengkorporatisasi para petani dan BUMDes agar dapat mengoptimalisasi hasil potensi-potensi produk pedesaan. Hasil gabah petani dibeli oleh Mitra Desa Bersama Tempuran, setelah itu di proses menjadi beras di mesin pengolahan gabah atau Rice Mill milik Pupuk Indonesia Pangan yang kemudian hasilnya berasnya dijual, dengan begitu harganya juga lebih bagus bagi petani itu sendiri sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani,” jelas Aas.

Pupuk Indonesia memiliki tugas mengelola Mitra Desa Bersama Tempuran di Kabupaten Karawang yang memiliki anggota 126 kelompok tani dan 5.903 petani dengan luas lahan pertanian 6.679 hektare, dengan produktivitas gabah sebesar 8 ton. 

“PT Mitra Desa Bersama Tempuran menjadi lembaga usaha yang dimiliki seluruh petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Harapan Tani di Kecamatan Tempuran, sehingga pengelolaan pertanian petani menjadi satu pintu,” imbuhnya.

mentri bumn

Selain mengikuti panen raya, Rini beserta rombongan juga secara resmi melakukan peletakan batu pertama RMU Rawamerta sebagai tanda pembangunan unit pengolahan beras tersebut dimulai. RMU Rawamerta memiliki dryer berkapasitas 40 ton GKP/ batch dan mampu menghasilkan 4 ton beras per jam. 

“RMU ini dibangun dan diperuntukkan bagi para petani di BUMDes binaan Pupuk Indonesia. Selain mendapat jaminan dalam penyerapan hasil panen dengan harga gabah kering Rp 4.800/kg, petani juga mendapat dukungan pendanaan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hingga Maret 2018, total penyaluran KUR di Kabupaten Karawang tercatat senilai Rp17,7 miliar yang disalurkan ke 550 debitur,” Jelas Rini.(03)

(Visited 23 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply