3:08 pm - Sabtu Oktober 19, 7230

Niatnya Menyelamatkan Murid, Seorang Pengajar malah Diperkarakan

Written by | Maret 2, 2017 | 0
Menyelamatkan Murid
Single content advertisement top

Menyelamatkan Murid-Tidak semua niat baik yang kita lakukan mendapat respon baik dari seseorang yang di tolong. Begitulah istilah bagi salah seorang pengajar Sekolah menengah atas (SMA) disalah satusekolah di Karawang berinisial KR. Niat baiknya Menyelamatkan Murid malah menjadi tiket baginya masuk ke hotel prodeo.

Ketika ditemui tim Beritabrantas di Pengadilan Negri Karawang, KR menceritakan kronologi kasus yang tengah dihadapinya kini. dirinya mengatakan, awalnya hubungan antara HB dengan dirinya berlangsung baik. bahkan, dirinya dengan HB sering saling mengunjungi ddengan tujuan bersilaturahmi.

“Awalnya berhubungan baik bahkan saling berkunjung satu sama lain dengan tujuan silaturahmi,”ucapnya.

Menyelamatkan Murid

KR melanjutkan, setelah sering berkunjung, kemudian HB lebih sering datang kerumahnya bertemu dengan istri saya, bahkan HB menjalin hubungan baik dengan istri saya.

“setelah sering berkunjung, mereka jadi semakin akrab. Bahkan, istri saya pernah di beri hadia berupa mukena oleh HB,”tambah KR.

Setelah akrab KR menjelaskan, kalau HB sering bercerita banyak tentang dirinya, bahkan HB juga pernah bercerita tentang hubungan dirinya dengan teman lelakinya.

“HB pernah mengungkapkan pada saya bahwa sering melakukan hubungan suami istri di luar nikah bersama teman lelakinya, yang kemudian di lanjutkan dengan pertanyaan HB pada saya. Pak. Apakah ada lelaki yang mau menikahi saya dengan kondisi seperti ini? Saya menjawab dengan penuh keyakinan lakukanlah hal baik dan perbaiki sikap maka insya Allah dengan ijin Allah kamu akan di beri pasangan yang baik juga,” ucap KR yang di dampingi istrinya seusai sidang yang di tunda.

Seiring waktu hubungan antara keluarga satu sama lainnya tetap berjalan baik lanjut KR menceritakan kronologis lebih jauh. Hingga pada suatu hari HB Mengajak menikah agar terhindar dari perbuatan zinah yang di larang oleh agama. “Dengan tujuan dan niat baik Menyelamatkan Murid inilah saya menikahi HB yang saat itu sudah lulus ujian,” Ungkap KR

Saat KR dan HB akan melakukan akad nikah, diakui oleh KR bahwa pernikahan tersebut terkendala oleh administrasi dari pihak permpuan yakni tidak adanya Kartu Tanda Penduduk (KTP), kemudian pernikahan di tunda hingga beberapa waktu.

“Karena terkendala KTP, akhirnya HB membawa surat pernyataan yang di dalamnya tertera goretan tanda tangan orang tua HB yang berisikan perseruajuan menikahkan putrinya dengan saya. setelah membaca dan melihat surat tersebut, barulah pernikahan sah dilanjutkan,”tambahnya.

Namun ketika dirinya dan HB daatang memberitahukan ke orang tua HB bahwa dirinya telah melaksanakan pernikahan berdasarkan surat pernyataan atau kuasa dari kedua orang tuanya malah membantah kalau telah menulis dan menandatangani surat tersebut.

“Kedua orang tuanya membantah prosesi pernikahan kami tidak sah dan hal tersebut dianggap merupakan perbuatan yang melawan hukum dan berujung pada Pelaporan saya hingga saya di tahan,” kata KR. (Nando)

(Visited 102 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply