9:53 am - Senin Februari 19, 2018

Minta Tambang di Tutup, Bupati Karawang “Di ajak Ngopi”

Written by | Februari 14, 2018 | 0
Minta Tambang Di Tutup
Single content advertisement top

Minta Tambang di Tutup– Masyarakat Karawang yang tergabung dalam 20 aliansi masyarakat menggeruduk Kantor Pemda Karawang. Para demonstran tersebut menuntut agar pemerintah daerah menutup tambang-tambang yang berada di Karawang selatan.

Para demonstran tersebut berorasi di depan Pemda Karawang meminta agar Bupati Karawang Dr.Cellica Nurachdiana atau wakil bupati untuk menemui dan mendengar keluhan mereka, selain orasi para demonstran juga membagi-bagikan kopi.

“Di hari Valentine ini kita aksi damai dan di jamin tidak anarkis, dari pada anarkis mending ngopi, kopi ini asli kopi sangga buana ,” ucap salah satu demonstran.

Sementara itu Ketua PJBN Dennis mengatakan, Kita menuntut agar pemda Karawang segera menutup tambang-tambang yang ada di Karawang selatan karena sangat merusak alam dan lingkungan.

“Kami minta agar tambang-tambang yang berkedok pariwisata itu segera di tutup,” ucapnya, Rabu(14/2).

IMG20180214110022Selain Dennis salah satu perwakilan Paguyuban Masyarakat Karawang Beben mengatakan, selain merusak alam, kita juga menolak karena tambang-tambang yang berada di Karawang selatan itu hampir seluruhnya berkedok pariwisata.

“Ada sekitar 7 tambang lebih yang berada di Karawang selatan itu berkedok pariwisata dan ijin pariwisatanya pun sudah keluar,”

Selain itu, aksi yang dilakukan bertepatan di hari valentine ini juga meminta sikap dan pernyataan bupati terkait permasalahan tambang.

“Kita cuma mau liat sikap dari bupati atau wakil seperti apa menanggapi permasalahan ini perkara nanti apabila kita kalah tidak apa, yang penting kami cuma mau liat sikap bupati dalam menyikapi masalah ini,” ucap salah satu perwakilan dari demonstran.

Namun setelah menunggu sekitar 3 jam lebih Bupati Karawang tak kunjung keluar karena menurut informasi, Bupati Karawang sedang menghadiri acara di Disnakertrans.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi, SH menyampaikan, sikap DLHK terhadap pembangunan itu sendiri terdiri dari dua aspek yaitu aspek sosial kemasyarakatan.

“Perlu di ketahui terkait permasalahan tambang ini DLHK Kabupaten Karawang belum mengeluarkan surat sama sekali,”Katanya.

Sampai berita ini diturunkan, para demonstran belum membubarkan diri. Menurut informasi yang dihimpun, demonstran akan tetap berada di depan Pemda Karawang sampai bertemu dengan Bupati atau Wakil Bupati. (Den-ka)

(Visited 34 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply