11:44 am - Selasa September 19, 2017

Wacana Pemekaran Kabupaten Karawang, Ach…itu kan hanya khayalan biasa….!!!

Written by | Februari 11, 2017 | 0
Pemekaran Kabupaten Karawang
Single content advertisement top

Pemekaran Kabupaten Karawang– Wacana tentang pemekaran Cikampek ditanggapi serius oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana, dirinya mengaku setuju dengan wacana pemekaran tersebut. Hanya saja, pemekaran bukan hanya soal bagi-bagi anggaran.

Dirinya menyebutkan, akan mengikuti wacana pemekaran tersebut apabila ada instruksi dari Kementrian Dalam Negri (Kemendagri).

“Sah-sah saja setiap orang ingin ada Pemekaran Kabupaten Karawang. Namun, bukan berarti adanya pemekaran berarti bagi-bagi anggaran. Kita serahkan kepada Kemendagri dengan kajian, kalau emang katanya perlu, tentu pemerintah daerah patuh kepada keputusan tersebut,” ujarnya.

Pemekaran Kabupaten Karawang

Cellica menjelaskan, wacana Pemekaran Kabupaten Karawang ini sudah tergolong lama, seperti Karawang Selatan dan Cikampek. Dengan adanya isu ini dinilai lantaran pembangunan tidak berkeadilan, kaitannya masalah infrastruktur. Sementara saat ini pemerintah daerah tengah melakukan pembangunan di daerah tersebut.

“Contohnya jalan ke Pangkalan sudah bagus. Tapi masalah disana ada dua, pertambangan dan air bersih disana sedang krisis, ini kita coba solusinya. Lalu seperti di Cikampek dengan kondisi pasar dan  infrastrukturnya. Dan ini kita sedang sikapi bersama,  seperti soal pembangunan pasar Rengasdengklok saat ini. Terlebih membawa investor itu tidak mudah,” paparnya.

Berdasarkan informasi, rencana Pemekaran Kabupaten Karawang ternyata sudah masuk dalam pembahasan di tingkat pemerintah pusat, salah satu wilayah yang di isukan akan dimekarkan yaitu wilayah Cikampek hingga 2025. Tetapi, keputusan berada pada Bupati dan DPRD Karawang sebagai induknya.

Sejak beberapa waktu lalu, Cikampek memang diusulkan untuk dimekarkan. Akan tetapi, sejumlah pihak justru mengganggap pemekaran wilayah Kabupaten Karawang belum perlu dilakukan.

Saat itu, ada dua usulan pemekaran, yakni Cikampek menjadi Kota Cikampek, dan kecamatan-kecamatan selatan Karawang menjadi Kabupaten Karawang Selatan. Tetapi untuk saat ini yang kembali digaungkan adalah Kota Cikampek. Namun, jika tidak disetujui ada alternatif usulan Kabupaten Karawang Timur, yang didalamnya meliputi Cikampek.

Hanya saja, mencuatnya kembali isu pemekaran Cikampek ternyata membuat masyarakat kembali menginginkan Karawang Selatan juga dimekarkan, jika Bupati Cellica Nurachadiana masih melakukan pembiaran perusakan alam, akibat penambangan yang dilakukan sejumlah perusahan besar.

menanggapi wacana pemekaran Kabupaten Karawang, salah satu pemerhati pemerintahan Sacim Zein mengatakan, terkait pemekaran, pemerintah pusat tentu melihat ketika Kabupaten atau Daerah telah memnuhi APBD nya dan dirasa mampu, tentunya dengan sendirinya akan dilakukan pemekaran.

“Harus dikaji lagi, apakah Karawang selatan atau Cikampek sudah mampu berdiri sendiri, tetapi kalau Karawang selatan, menurut saya belum bisa dimekarkan. Namun, jika Cikampek saya rasa bisa karena Cikampek sudah memiliki wilayah industri, dan juga wilayah yang terhitung produktif ditambah lagi, orang-orang luar lebih mengenal nama Cikampek daripada Karawang,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya (sacim) menyebutkan, jika ingin dimekarkan saya rasa itu hanya khayalan saja, sementara di Kabupaten Karawang sendiri pemerintahannya masih belum bisa mengcover wilayahnya.

“Contohnya masih banyak OPD yang kosong dan juga masih banyak pejabat apabila ingin menjadi pejabat harus melakukan dukdik dulu,” tambahnya.

menurutnya (Sacim) pemerintah saat ini belum menunjukkan progres yang signifikan baik di pembangunan ataupun di sektor lain. “Sementara yang di inginkan masyarakat Karawang yaitu pemerintahan yang memiliki warna jangan hanya seremonial saja,” bebernya.

Sacim juga mengatakan, yang harus dibenahi terlebih dahulu yaitu wajah karawang kota seperti daerah sentiong yang dari dulu hanya seperti itu saja. “Yang menjadi membingungkan PAD Karawang itu besar tetapi yang membangun hanya mengandalkan investor saja,” tandasnya.

Terakhir Sacim menjelaskan, kemudian juga dengan daerah desa perkotaan yang ada di Karawang seperti di daerah Galuhmas, Wadas, dan sekitarnya yang seharusnya sudah menjadi Kelurahan.

“Seharusnya sudah menjadi kelurahan bukan desa lagi karena sudah masuk dalam wilayah perkotaan dan dipimpin seorang PNS sehingga menanggulangi pengangguran terselubung di kalangan pemda,” ucapnya.(03)

 

(Visited 488 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply