3:08 pm - Senin Oktober 20, 1614

PT.DCK Disomasi PT.KMP

Written by | Januari 7, 2016 | 0
foto
Single content advertisement top

KARAWANG,BeritaBrantas

PT.Daya Cipta Kemasindo (DCK) pabrik yang terletak di jl.Inspeksi Kalimalang Kp.Calung Desa Karang Mulya Kec.Teluk Jambe Barat, akan segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang karena telah melakukan pemutusan kerja sepihak dengan PT.Karsa Manunngal Persada (KMP).

Ungkapan itu dilontarkan oleh kuasa hukum dari PT.KMP Alek safri Winando, SE,SH.MH dirinya mengakatan, kalau PT.DCK jelas melanggar hukum karena sudah melakukan pemutusan kerja secara sepihak tanpa adanya perundingan terlebih dahulu.

“Awalnya PT.KMP sudah menandatangani kontrak berjangka selama satu tahun kepada pihak PT.DCK tapi tiba-tiba mereka memutus kontrak tanpa ada alasan dan tidak ada pembicaraan terlebih dahulu,”ungkapnya, kamis (7/1).

Lebih lanjut Alek menjelaskan kalau pemutusan kontrak tersebut sangatlah lemah hukum karena dalam surat tersebut masih diragukan ke legalannya.

“Surat tersebut masih dipertanyakan kelegalannya karena kalau kita liat suratnya tidak ada stempel dari perusahan. ditambah lagi, tandatangan yang tertera disurat itu beratas namakan Henky yang menjabat sebagai General Manager pusat PT.DCK. Tetapi, ketika kita konfirmasi dirinya malah mengatakan kalau dia tidak bertanggung jawab karena itu adalah keputusan management perusahaan PT.DCK Karawang dan bukan keputusan dari management pusat,”tambahnya.

Terakhir Alek menegaskan kalau dirinya akan terus mendalami perkara ini. “Akan terus saya perdalam karena hal seperti ini sangatlah tidak benar dan menurut saya cacat hukum,”katanya.

Selain itu, menurut salah satu narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya juga menjelaskan, kalau sebenarnya perijinan pabrik tersebut juga masih ada masalah.

“Pabrik tersebut masih memakai izin yang lama yaitu izin gudang. Dahulu pabrik itu adalah pabrik tekstil kemudian, kolep dan sempat juga jadi gudang kosong selama delapan tahun kemudian empat tahun ini baru beroprasi dengan PT.DCK,” bebernya.

Kemudian ketika dikonfirmasi ke pihak Pol PP Asep Suryana sebagai penegak perda mengatakan, kalau perizinan pabrik tersebut belum ada. “Sudah kita cari dan memang perizinannya di kami tidak ada saya juga baru denger kalau disitu ada pabrik baru yang namanya PT.Daya Cipta Kemasindo,” jelasnya.

Menyikapi permasalahan tersebut, sekertaris Wakil Ketua 1 GM-FKPPI Firman Adang mengatakan, kalau dirinya sangat menyesalkan dengan adanya managemen PT.DCK  yang memutuskan pihak mitra kerjanya PT.KMP.

“Pemutusan kontrak itu tidak benar itu sangat jelas adanya kesepihakan dan juga tidak adanya musyawarah dan mufakat dari PT.DCK dan PT.KMP itu sendiri,”ucapnya.

Kemudian Firman menambahkan kalau dilihat dari segi administrasi perijinan PT.DCK kuat dugaan itu tidak jelas ditambah lagi dengan bangunan pabrik yang tidak ada plang nama perusahaan dan berdiri diatas tanah pengairan.

“Pengupahannya juga tidak sesuai dengan UMK maka seharusnya pihak pemerintah daerah terutama penegak perda, Pol PP, Disnaker, BPMPT, juga BPLH segera melakukan sidak dan jangan sampai ada yang masuk angin, kalau perlu cabut izinnya dan jangan ada di Karawang,”tandasnya. (ka)

 

(Visited 927 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply