2:07 pm - Senin Juli 16, 2018

Rayakan Hardiknas, Karawang Bersiap Hadapi Revolusi Industri

Written by | Mei 2, 2018 | 0
karawang bersiap 1
Single content advertisement top

Revolusi Industri-Dalam merayakan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Pemda Karawang bersama jajaran TNI-Polri melakukan upacara memperingati Hardiknas yang dilakukan di Lapangan Karang Pawitan dan bertemakan, “Menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan”.

Upacara terdebut dihadiri seluruh Muspika Kabupaten Karawang serta bertindak sebagai upacara, Bupati Karawang Dr.Cellica Nurachdiana serta bertindak sebagai pemimpin upacara Hardian Priatina S.Pd.

karawang bersiap 2

Dalam sambutannya Bupati Karawang Cellica Nurachdiana mengatakan, Kabupaten Karawang bersiap menghadapi revolusi industri 4.0 mengharuskan segala sektor turut berbenah, tak terkecuali dunia pendidikan.

“Dengan adanya revolusi industri 4.0 dan dibukanya pasar Asia, tenaga kerja Karawang tak hanya harus bersaing dengan masyarakat Indonesia, melainkan dengan warga Asia lainnya, perkembangnya sangat luar biasa pesat. Kita tidak bisa menggunakan cara-cara lama, melainkan harus melahirkan cara baru,” ujarnya, Rabu (2/5).

Bahkan saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan RI, Bupati menyebut revolusi industri 4.0 bisa menggeser penciptaan lapangan kerja. Industri bisa saja menggunakan sistem otomisasi yang membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus. Namun di sisi lain juga berpeluang menciptakan lapangan kerja baru.

“Persoalannya adalah saat ini sangat luar biasa pesat. Terkait masalah pendidikan, keterampilan, dan sebagainya, tentunya, mohon maaf, kita harus mampu bersaing,” ungkap Bupati.

Bahkan, menurut Bupati, basic keilmuan dan keterampilan harus dibekalkan sejak dini kepada peserta didik. Oleh karenanya, meskipun SMA dan SMK diambil alihpemerintah provinsi, Pemkab Karawang tetap akan membuat terobosan.

“Kami merancang kurikulum untuk SMK, dimana pada satu tahun pertama pembelajaran 100 persen teori dan tahun kedua 60 persen teori dan 40 persen praktik di industri. Sedangkan pada tahun ketiga 100 persen praktik di industri. Sekolah yang sudah menerapkan (kurikulum) ini SMK Trimitra dan SMK Negeri 1 Karawang,” tandasnya.

Tujuannya, lanjut Bupati, saat perusahaan membutuhkan SDM, si anak didik sudah mumpuni, terampil, dan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.”Jadi, mereka (anak didik) sudah terseleksi dan teruji,” ungkapnya.

Kebijakan di bidang pendidikan Bupati menyebut beberapa kebijakan Pemkab Karawang di bidang pendidikan di antaranya:

1.Menganggarkan Rp 50 miliar pada APBD 2018 untuk infrastruktur sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

2.Memberikan beasiswa kepada siswa SMA/SMK berprestasi dan tidak mampu, dan beasiswa kepada mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan swasta, baik di Karawang, Iuar Karawang, maupun di luar negeri.

3.Menganggarkan bagi sekolah paket A, B, dan C. Sehingga minimal warga Karawang mempunyai ijazah SMA.

4.Menerapkan kurikulum berbasis industri bagi SMK.

Sedikit informasi, upacara yang dilakukan di Lapangan Karang pawitan tersebut dihadiri dan diikuti oleh seluruh elemen baik dari pemerintah, TNI-Polri, Pelajar dan elemen masyarakat lain, selama kegiatan berlangsung secara aman dan kondusif.(03)

(Visited 26 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply