3:58 pm - Jumat Desember 15, 2017

Sengketa Lahan EKS Asrama Silmer 324 Telukjambe Karawang, Gara-gara Kadaluarsa Eksepsi Ditolak

Written by | November 8, 2017 | 0
Sengketa Lahan Eks Asrama 324 Telukjambe Karawang
Single content advertisement top

Sengketa Lahan EKS Asrama Silmer 324-Permasalahan gugatan sengketa lahan antara warga desa Pancasila (Eks Asrama Siluman Merah 324) Desa. Sirnabaya Kecamatan Teluk Jambe Timur Kabupaten Karawang dengan pihak Kodam III Siliwangi, yang telah lama bergulir kini telah samapai di PTUN Bandung.

Pagi tadi, Rabu (8/11) bertempat di ruang sidang kartika PTUN Kota Bandung kembali dilakukan persidangan gugatan sengketa lahan dengan nomor perkara : 71/6/2017/PTUN-BDG dengan tergugat Kepala Kantor Pertanahan BPN Kabupaten Karawang, Tergugat II Intervensi Kodam III/Siliwangi selaku pemilik aset sertifikat hak pakai 00001 Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang dengan penggugat Marto Kadim dengan agenda sidang Putusan.

Sengketa Lahan Eks Asrama 324 Telukjambe Karawang

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Husban, SH,MH. tersebut di ikuti sekitar 90 orang perwakilan dari massa aksi, sedangkan sebagian massa aksi lainnya berada di luar ruang sidang. Sidang yang berlangsung sekitar satujam tersebut menghasilkan tiga keputusan.

Putusan pertama, menerima Eksepsi tergugat mengenai objek gugatan para penggugat telah melampaui waktu (kadaluarsa) / Gugatan blokir tanah yang diajukan oleh penggugat terhadap BPN Kabupaten Karawang oleh Majelis hakim dinyatakan tidak diterima karena melampaui batas waktu yang ditentukan.

Kemudian, Majelis Hakim menghukum para penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.5.815.000. Terakhir Majlis Hakim menyampaikan kepada penggugat melalui kuasa hukumnya dapat melakukan banding terhitung 14 hari dari putusan hari ini.(03)

(Visited 671 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply