1:36 pm - Minggu Agustus 19, 2018

Sodomi 3 anak SD, Remaja ini Diciduk Polisi

Written by | Februari 22, 2018 | 0
Sodomi 3 Anak SD
Single content advertisement top

Sodomi 3 anak SD -Kepolisian Resor Karawang menangkap seorang pelaku kekerasan seksual terhadap tiga anak yang masih dibawah umur, pelaku yang diketahui berinisial HB (20) di tangkap pihak Polres Karawang setelah adanya laporan dari orang tua korban yang melapor dan mengaku bahwa anaknya telah mengalami kekerasan seksual.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan S.I.K, SH, MH, M.Si menjelaskan, modus operandi pelaku dalam melakukan aksinya adalah mengajak korban bermain di rumahnya dan mengiming-imingi korban akan dibelikan mainan.

Sodomi 3 Anak SD

“Pelaku memanfaatkan kedekatanya dengan korban yang merupakan adik dari teman dan tetangganya sendiri untuk mengajak teman-teman korban bermain di rumah pelaku. Setelah terbujuk pelaku langsung menarik korban ke dalam rumah pelaku dan langsung melakukan kekerasan seksual terhadap korban,” Ucap Kapolres, Kamis(22/2).

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, Kasus kali ini masih terus dilakukan pengembangan dan untuk sementara ini sudah ada tiga keterangan dari orang tua korban. “Masih kita lakukan pengembangan untuk menemukan bukti-bukti baru,” Tambahnya.

Setelah Kapolres, Kanit PPA Polres Karawang Ipda Herwit Yuanita memaparkan, laporan bermula dari orang tua korban yang bercerita kepada temannya bahwa anaknya telah dicabuli oleh pelaku yang merupakan tetangganya sendiri.

“Kasus ini merupakan kasus sodomi karena korban merupakan anak laki-laki, setelah orang tua korban menggali keterangan dari anaknya mengaku kalau sudah dua kali di sodomi oleh pelaku,” Ucap Herwit.

 Lebih lanjut Herwit memaparkan, berdasarkan keterangan orang tua korban kejadian berawal dari korban yang berinisial (PP) bersama teman-temannya yang mencari adik pelaku karena seumuran untuk bermain namun adik pelaku tidak ada ditempat.

“Seketika pelaku menarik korban ke dalam kamarnya dan melakukan kekerasan seksual terhadap korban yang kemudian korban menjerit, mendengan jeritan teman korban yang berinisial (IA) mengintip ke kamar pelaku namun ketahuan yang akhirnya juga ditari oleh pelaku dan korban yang pertama (PP) bisa kabur dan menangis dari situlah orangtuanya tau kalau anaknya telah disodomi,” Tambahnya.

Kemudian Herwit juga menerangkan, dari keterangan pelaku mengaku melakukan aksi tersebut sudah sebanyak 4 kali selama kurun waktu satu bulan terakhir.

“Dari pengakuan pelaku sendiri sebenarnya ada 4 korban namun, baru tiga orangtua korban yang mau memberikan kesaksian dan seluruh korbannya ini berumur kisaran 6 sampai 9 tahun. Kemudian motifasi pelaku melakukan aksinya ketika di tanya dia (pelaku) hanya penasaran dan coba-coba,”Tandasnya.

Kini korban telah ditangani oleh pihak Polres Karawang dan Dinas Sosial untuk selanjutnya diberikan pendampingan dan penyembuhan secara psikis karena ditakutkan akan adanya trauma healing.

“Sedangkan untu pelaku diancam dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun minmal 5 tahun penjara,” Beber Herwit.(03)

(Visited 90 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply