2:52 pm - Rabu November 22, 2017

Buset, Tarif Retribusi Kebersihan Dan Air PDAM Naik 100%

Written by | September 9, 2017 | 0
Tarif Restribusi Kebersihan
Single content advertisement top

Tarif Retribusi Kebersihan-Wacana kenaikan tarif retribusi kebersihan dan air PDAM oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan(DLHK) Kabupaten Karawang, dibenarkan oleh Kepala DLHK Kab. Karawang Wawan Setiawan.

Ketika diwawancarai oleh tim Berita Brantas, Wawan membeberkan bahwa wacana tersebut benar adanya dan akan segera diberlakukan dan sedang dalam tahap bersosialisasi ke masyarakat.

“Betul, kenaikan tarif kebersihan dan air akan kami naikan hingga 100%”, ujar Wawan Setiawan Kepala DLHK, Rabu(7/9).

Tarif Restribusi Kebersihan

Lebih lanjut Wawan mengatakan, tarif kebersihan dan air di tahun ini masih mengacu dangan Perda(Peraturan Daerah) tahun 2010 dan reproduksi sampah masyarakat nilainya hanya mencapai 3000rupiah per bulannya. Sebagian besar hanya diberikan kepada pelanggan PDAM.

“Penyesuaian tarif akan dinaikan dari 3000rupiah hingga 6000rupiah per bulannya.Kenaikan tarif retribusi kebersihan dan air tersebut mencapai 100%. Jika dilihat dari tarif kenaikan itu sangat cukup signifikan, akan tetapi dari segi nilai 6ribu rupiah dengan rata-rata 30 hari hanya bernilai 200rupiah saja,” tambahnya.

Kemudian Wawan menjelaskan, dari pihak DLHK dan PDAM sendiri pun akan mencoba untuk memaksimalkan terhadap luas cakupan pelayanan persampahan masyarakat perumahan.

“Dengan pencatatan 2,2 juta penduduk dan 30 kecamatan, secara teori bahawa satu orang mampu mengeluarkan sampah hingga 0,5kg dibandingkan dengan alat kebersihan yang masih minim kapasitasnya,” jelas Wawan.

Ketika ditanya terkait fasilitas yang diberikan kepada masyarakat setelah kenaikan tarif tersebut, Wawan mengatakan di Kabupaten Karawang ini seharusnya ada 125 kendaraan angkut sampah dan sampai saat ini hanya ada 56 kendaraan angkut sampah kebersihan. Dengan adanya kenaikan tarif retribusi itu DLHK dan PDAM meyakinkan masyarat perumahan akan dipenuhi fasilitas dan pelayanannya.

“Hingga kini masih belum ada kepastian untuk berlakunya kenaikan tarif retribusi itu, dikarenakan dari pihak DLHK masih memperundingkan dengan pihak PDAM. Tidak jauh pula dengan mencoba bersosialisasi dengan penduduk perumahan di Karawang,” tandasnya. (den/nad)

(Visited 56 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply