3:08 pm - Sabtu Oktober 19, 7280

Korban Tenggelam di Irigasi, Ternyata Korban Penganiayaan

Written by | April 8, 2017 | 0
Tenggelam di Irigasi
Single content advertisement top

Tenggelam di Irigasi – Muhammad Fajri Abdulah (19) yang dinyatakan tewas karena tenggelam di irigasi Johar Kw 4, senin (3/4) lalu, ternyata tewas akibat menjadi korban penganiayaan. Kasus tersebut terbongkar setelah pihak kepolisian menerima hasil pemeriksaan dari petugas forensik RSUD Karawang.Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona A Mappaseng mengatakan, korban tewas karena dikeroyok oleh delapan orang pelaku.

Tenggelam di Irigasi

“Korban tewas karena dikeroyok oleh pelaku berjumlah delapan orang. Setelah itu, korban dibuang oleh para pelaku ke irigasi untuk menghilangkan jejak. Kemudian para pelaku berpura-pura membuat keterangan palsu jika korban meninggal akibat terpelesat dan terjebur ke irigasi,” ucapnya.

Lebih lanjut Maradona menjelaskan, kedelapan pelaku tersebut berhasil ditangkap petugas gabungan dari tim Buser Jatanras, petugas Polsek Karawang dan petugas Intelkan kota sekitar pukul 23.00 WIB.

“Pelaku tersebut diantaranya, Indra, Ilham, Alfi, Bambang, Andhika, Agung, Dipta, Zaki, Me’eng dan Komeng yang merupakan seorang RT dan empat diantara pelaku merupakan anak dibawah umur,” tambahnya.

Dan untuk kronologisnya sendiri. Maradona melanjutkan, korban yang diketahui sedang mabuk bersama temannya Reza dan Asep kebetulan melintas di TKP menggunakan motor. Kemudian, korban menggeber kendaraannya dan menantang para pelaku yang sedang berkumpul (nongkrong) di TKP, karena para pelaku diketahui masih satu keluarga.

“Diduga tak terima, kemudian para pelaku dengan korban terlibat cekcok mulut sehingga para pelaku mengeroyok korban hingga tewas,” jelas Maradona.

Setelah korban diketahui meninggal dunia, kemudian pelaku bernama Komeng, menyusun rencana agar para pelaku membuang korban ke sungai dengan terlebih dulu melepaskan celana korban agar terkesan seolah-olah korban terpeleset pada saat Buang Air Besar.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa, sebuah helm yang digunakan pelaku untuk memukul korban dan sejumlah handphone milik para pelaku,” lanjut Maradona.

Maradona mengatakan, kini para pelaku telah ditahan pihak kepolisian di tembat yang berbeda-beda untuk menghindari permufakatan dari para tersangka.

“Sudah dilakukan penahanan dan para pelaku di tahan di tempat yang berbeda-beda untuk menghindari permufakatan dari para tersangka. dan untuk melancarkan proses penyelidikan, empat pelaku yang masih dibawah umur kini ditahan di rutan Polres Karawang,” tambahnya. (03)

(Visited 148 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply