9:50 am - Senin Februari 19, 2018

Jelang Imlek, Vihara di Karawang Kena Teror Bom

Written by | Februari 12, 2018 | 0
Teror Bom
Single content advertisement top

Teror Bom-Polres Karawang menangkap pelaku teror bom di klenteng Bio Kwan Tee Koen yang berlokasi di Jalan Tuparev Karawang, Senin (12/2). Pelaku yang diketahui berinisial DP alias Dhawer alias Daeng kini telah diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Karawang, AKBP Hendy F. Kurniawan S.I.K., S.H., M.H., M.Si dalam press realist mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan pihak penjaga klenteng yang melaporkan ke Polsek Karawang Kota.

“Menurut keterangan pelapor sekitar pukul 05.30 WIB penjaga klenteng menerima bingkisan buku sampul Al-quran kecil memakai sleting dari seseorang dengan berpesan harus disampaikan kepada ketua yayasan klenteng,” Ujar Kapolres.

Teror Bom

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, setelah diterima kepala yayasan langsung membuka isi bingkisan tersebut yang didalam buku tersebut pelaku meminta uang sebesar 63juta dan apabila tidak dipenuhi pelaku mengancam akan melakukan aksi teror bom.

“Setelah membaca isi bingkisan tersebut, kemudian sekitar pukul 17.00WIB pihak klenteng langsung membuat laporan ke Polsek Karawang kota yang selanjutnya pukul 20.00WIB Polres dengan dibantu tim Gegana Polda Jabar datang ke TKP melakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan bom serta benda-benda yang mencurigakan,” Tambahnya.

Dalam penangkapan kali ini, pihaknya mengaku tidak kesulitan saat melakukan penangkapan. Sebab, bantuan informasi saksi dan rekaman CCTV Klenteng memberi petunjuk pelaku.

Motif pelaku, kata Kapolres, diketahui karena sakit hati dirinya dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja di suatu perusahaan. Kebetulan, salah satu petinggi perusahaan yang memecat pelaku adalah salah satu pengurus yayasan Klenteng.

“Kami akan terus dalami terus maksud dan tujuan pelaku melakukan hal yang meresahkan masyarakat. Apalagi yang diancam bomnya salah satu objek vital yakni tempat peribadatan,” katanya.

Teror Bom

Kapolres menambahkan, setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan dan ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, jelas melanggar Undang Undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. “Ancamanya minimal 4 tahun penjara, maksimal hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” lanjutnya.

Sementara, Wawan, Ketua Yayasan Dharma Persada, Klenteng Bio Kwan Tee Koen, menambahkan, pihaknya merasa lega karena pelaku sudah tertangkap. “Polisi sigap, pelaku langsung ditangkap. Ini yang membuat kami percaya dan tenang, ketika laporan kami direspon dengan cepat sekali. Terimakasih Pak Kapolres Karawang dan jajarannya,” ucap Wawan.(03)

(Visited 12 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply