12:45 pm - Rabu September 19, 2018

Takut Kecemburuan Sosial, Puluhan Kades Tolak Program Rastra

Written by | Februari 1, 2018 | 0
Tolak Program Rastra
Single content advertisement top

Tolak Program Rastra-Setelah sebelumnya para Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (Apdesi) Kabupaten Karawang menolak program Beras Sejahtera (Rastra) yang dicanangkan pemerintah pusat. Akhirnya Pemkab Karawang mengumpulkan seluruh Camat dan para Kades untuk diajak berunding mengenai polemik Rastra ini.

Rapat yang di pimpin langsung oleh wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari dan diikuti oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Setya Dharma, serta seluruh camat dan para Kades anggota Apdesi digelar dengan mendengarkan alasan para Kades menolak program Rastra, Kamis(1/2).

Tolak Program Rastra

 

Berdasarkan pemaparan dari beberapa Kades, ternyata para Kades menolak program Rastra ini karena dikhawatirkan ada kecemburun sosial di masyarakat, dengan alasan ada beberapa masyarakat yang kurang mampu namun namanya tidak tercantum sebagai penerima Rastra.

“Salah satu contohnya di desa saya ada beberapa warga kurang mampu yang seharusnya menerima rastra tetapi didalam data yang diperoleh dari Dinas Sosial namanya tidak tercantum, itulah sebab kenapa saya menolak program Rastra ini, karena saya tidak ingin nantinya ada kecemburuan sosial antar warga di desa saya,” Ucap Salah satu kades.

Setelah mendengarkan paparan dari para Kades, Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari akhirnya mengintruksikan kepada Dinas Sosial untuk mendata ulang penerima rastra tahun 2018 dengan memanfaatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Saya minta agar Dinsos mendata kembali penerima rastra tahun 2018 di tiap desa mulai dari awal dengan memanfaatkan TKSK yang ada di Kecamatan, dan saya kasih waktu satu minggu untuk pendataan. Nantinya di minggu kedua kita tinggal koordinasi ke Kemensos untuk perjuangkan tambahan bantuan Rastra,” Ucap Jimmy.

Senada dengan Wakil Bupati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Setya Dharma mengatakan, pemutakhiran data penerima bantuan Rastra akan diserahkan ke Kemensos tanggal 15 Februari 2018.

“Untuk pendataan, di setiap Kecamatan akan ada koordinator pendataan. Dan saya akan bertindak sebagai koordinator di Kabupaten. Kita juga akan kerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI di setiap Kecamatan untuk melakukan pendataan,” katanya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan rapat yang juga diikuti oleh Kepala Sub Dulog Karawang, Ahmad Syaukani ini, khusus di Karawang sendiri Kemensos menargetkan sasaran bantuan program Rasta sebanyak 165 ribu KK (Kepala Keluarga). Sementara kekurangannya nanti direncakan akan dibebakan kepada APBD Karawang.

(Visited 87 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG

No comments yet.

Leave a Reply