3:24 am - Rabu Mei 23, 2018

Suku Bajau “Si Manusia Air” dari Indonesia

Written by | Februari 25, 2018 | 0
bajooo
Single content advertisement top

Suku Bajau Manusia Air-Sebuah suku biasanya terkenal karena mendiami suatu tempat. Dan suku dianggap identitas ras dari suatu tempat. Namun, berbeda dengan suku yang satu ini, mereka biasa hidup Nomaden di Perairan. Ada sebuah suku yang menghabiskan masa hidupnya tinggal di atas air. Mereka disebut sebagai Orang-orang Bajau atau Suku Bajau, Kalimantan Selatan, Indonesia.

Suku ini sudah terbiasa menghabiskan hidupnya di atas air. Sebuah mitos menyebutkan bahwa mereka akan sakit jika meninggalkan kehidupan air. Orang Bajau sehari-hari hidup dan beraktivitas di atas laut dengan menggunakan perhau Kano. Mereka bisa menyelam hingga 20meter dan hanya menggunakan peralatan tradisioanl.

Sebagian besar orang Bajau tidak memiliki kewarganegaraan. Oleh karena itu tidak ada hak untuk menetap di darat. Mereka juga tidak pernah bisa mengirim anak-anak mereka ke sekolah-sekolah Melayu, karena kartu identitas Malaysia dibutuhkan untuk akses pendidikan. 

Saat ini, Suku Bajau menyebar hampir di seluruh kepulauan Indonesia (terutama Indonesia Timur), bahkan sampai ke Madagaskar. Kebanyakan Suku Bajau yang menyebar mulai tinggal menetap dan berbaur dengan suku-suku lain.

suku bajau Wilayah yang terdapat suku Bajau di Indonesia, antara lain :

1 . Kalimantan Timur (Berau, Bontang, dan lain-lain)

2 . Kalimantan Selatan (Kota Baru) disebut orang Bajau Rampa Kapis

3 . Sulawesi Selatan (Selayar)

4 . Sulawesi Tenggara

5 . Nusa Tenggara Barat

6 . Nusa Tenggara Timur (Pulau boleng, Seraya, Longos, Komodo dan sekitarnya)

7 . Sapeken, Sumenep

8 . Wilayah Indonesia timur lainnya

Rumah mereka dibangun di atas perairan dngkal. Orang-orang Bajau sehari-harinya hanya mengandalkan lautan. Mereka sudah terbiasa hidup sederhana seperti ajaran nenek moyang mereka. Ternyata sebagian besar dari mereka tidak bisa berbahasa Indonesia secara fasih mereka malah menggunakan bahasa seperti melayu Malaysia. Hal ini menandakan jika kekerabatan mereka lebih dekat dengan orang melayu Malaysia ketimbang warga Indonesia.

Begitu juga dengan Suku Kaum Bajau Kota Belud Sabah yang mewarisi kesenian puisi Lisan yang dikenali sebagai “NAJAT”. Najat merupakan sejenis puisi lisan yang dinyanyikan oleh masyarakat Bajau, khususnya masyarakat Bajau di Daerah Kota Belud, Sabah. Memandangkan najat juga tidak kurang menariknya sebagai sejenis puisi lisan, maka nyanyian ini juga mendapat perhatian dalam majlis-majlis keramaian masyarakat Bajau.

Namun, Suku Bajau sendiri sudah tercatat sebagi suku asli yang hampir punah di Indonesia. (nad)

(Visited 35 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: WISATA BUDAYA

No comments yet.

Leave a Reply