2:57 pm - Rabu November 22, 2017

Archive: WISATA BUDAYA Subscribe to WISATA BUDAYA

Wisata budaya ( Kampung Adat Cireundeu – Cimahi)

Written by | November 6, 2015 | 0
kampung cirendeu
Kampung Cirendeu sebuah desa yang terletak di lembah Gunung Kunci, gunung Cimenteng dan Gunung Gajahlangu, hal unik dari kampung ini yaitu saat kita berada di mulut jalan Desa Cirendeu, di tempat tersebut terdapat tulisan “Wilujeng Sumpi” dengan arti selamat datang untuk para tamu daerah kampung Cirendeu. Yang lebih membuat unik lagi tulisan tersebut di buat menggunakan aksara kuno atau huruf Hanacaraka. Selain itu, Kampung Cirendeu sendiri tidak meposisikan desanya sebagai objek Daya Tarik Wisata (ODTW), tetapi lebih memfokuskan pada desa yang masih memelihara dan masih melestarikan tradisi lama yang telah mengakar dan diwariskan oleh tetua dan nenek moyak terdahulu. Masih memegang teguh akan adat istiadat juga menjadi daya tarik tersendiri dari Kampung Cirendeu sebagai contoh adat istiadat

Wisata Budaya ( Pesona Wisata Candi Prambanan – Yogyakarta )

Written by | November 1, 2015 | 0
Wisata candi Prambanan
Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan. Kompleks candi ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten, kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta, 50 kilometer barat daya Surakarta dan 120 kilometer selatan Semarang, persis

Wisata Budaya ( Situs Cibuaya, Batu Jaya – Karawang )

Written by | Oktober 18, 2015 | 0
SitusCibuaya
Situs Cibuaya secara administratif termasuk di wilayah Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya. Geografis kawasan ini merupakan pedataran rendah dengan ketinggian 2-3 m. Lokasi berada di daerah Tanjung Karawang berjarak sekitar 6 km dari pantai. Sebagaimana di Batujaya, dikawasan ini banyak terdapat tinggalan arkeologik dari masa klasik. Perhatian terhadap kawasan Cibuaya dimulai pada tahun 1959. Ketika itu Boisselier meneliti arca wisnu yang ditemukan tahun 1951 dan 1957. Selanjutnya Pusat Penelitian Purbakala dan Peninggalan Nasional pada 1977 melakukan ekskavasi di Lemah Duhur Wadon dipimpin Hasan M. Ambary. Jurusan Arkeologi FS UI bekerjasama dengan Puslit Arkenas pada tahun 1984 melakukan ekskavasi di Lemah Duhur Wadon dan Lemah Duhur Lanang. Tahun 1992, 1994, Puslit Arkenas melakukan penelitian