9:22 am - Minggu Juni 24, 2018

Archive: KRIMINAL Subscribe to KRIMINAL

“Bunuh Diri Motifnya Apa..!!!” PR Buat Kepolisian Resor Karawang

Written by | Maret 22, 2018 | 0
IMG_20180322_194850
Kepolisian Resor Karawang-Polres Karawang kembali membuat geger, kali ini bukan karena prestasi menembak pelaku kejahatan namun karena salah satu anggota Reserse Polres Karawang melakukan aksi nekat bunuh diri, Kamis(22/3).

Mapolsek Pangkalan Jaring Puluhan Motor “Bodong” dan Pasang Spanduk Himbauan

Written by | Maret 14, 2016 | 0
kapolsek pangkalan
KARAWANG,Berita Brantas Kepala Polisi Sektor Pangkalan AKP. Agus W. SE.,MM. Mengatakan puluhan motor tanpa di lengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  terjaring saat oprasi yang di laksanakan oleh personil Polsek Pangkalan. “Oprasi kendaraan ini di laksanakan atas perintah Kepala Polisi Resort Karawang AKBP. Andy Mochammad Dicky Pastika Gading , dengan tujuan meminimalisir pencurian kendaraan bermotor di wilayah pangkalan khususnya dan di wilayah Jawa Barat pada umumnya”. Ungkapnya, jum’at (11/3). Dari hasil Operasi yang dilaksanakan  Mapolsek Pangkalan,  mendapati puluhan kendaraan yang tidak di lengkapi surat-surat kendaraan bermotor. Dan akan di Serahkan ke Markas Polisi Resort Karawang (Mapolres) sebagai barang bukti dari Kegiatan Mapolsek Pangkalan. Selain menjaring puluhan

Polisi Grebeg Gudang Tempat Pengoplosan Gas

Written by | Februari 5, 2016 | 0
gas elpigi
KARAWANG,BeritaBrantas Petugas Reserse Polres Karawang menggrebeg salah satu gudang di daerah Kosambi Kecamatan Klari Kabupaten Karawang yang digunakan untuk mengoplos gas elpigi ukuran 12kg, kamis (4/2). Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP.Doni Satria Wicaksono mengatakan, ketika di lakukan penggerebekan pihak kepolisian dapat menemukan sekitar 70 tabung gas elpigi yang siap dioplos. “Selain tabung gas tersebut juga ditemukan juga alat pengoplos gas dan selanjutnya barang tersebut akan dijadikan sebagai barang bukti,”ucapnya. Lebih lanjut Doni mengatakan, kalau penggerebekan gudang tersebut dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pengintaian. “Kita melakukan penggerebekan setelah datang dua unit mobil pick up yang membawa puluhan tabung gas 12kg yang dikirim dari

Polisi Ciduk Penjual Solar Ilegal

Written by | Januari 13, 2016 | 0
bbm
KARAWANG, Berita Brantas Aparat kepolisian berhasil menciduk penjual solar ilegal yang berada di Kecamatan Kotabaru. Diketahui komplotan ini menjual solar ilegal tersebut untuk bahan bakar alat berat pengeruk tanah merah. Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Doni Satria Wicaksono melalui Kanit Tipiter Iptu Putu Astihermawan mengatakan, pihak kepolisian berhasil menangkap dua pelaku yaitu SG alias Sugih (36) warga Babakan Tambun RT 01/08 Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru dan PN alias Pepen (21) warga Kampung Krajan RT 03/01, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru. Dikarenakan pelaku tidak bisa memperlihatkan izin usaha pertambangan yang dikeluarkan dinas terkait dan juga izin untuk memperjualbelikan BBM bersubsidi. “Ketika diperiksa, pemilik usaha tidak mampu mengeluarkan surat izin usaha pertambangan

Kadis Perhubunga Harus Perbanyak Investigasi Lapangan, Jangan Nunggu Japrem tau Upeti Masuk…!!

Written by | September 22, 2015 | 0
macet
KARAWANG, BERITABRANTAS Tugas dan fungsi Dinas Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya(DLLAJ) salah satunya adalah investigasi dan juga menelaah dan memantau situasi arus lalu lintas setiap pagi, sore, terutama pada jam-jam sore hari, disaat banyak Karyawan pulang kerja. Disini petugas DLLAJ harus bisa melihat fenomena macet yang ada di Kabupaten Karawang selanjutnya, harus bagaimana jalan keluarnya ketika keadaan macet. Jangan hanya diam berpangku tangan saja menunggu japrem masuk dari sana-sini. Di Kabupaten Karawang sendiri contohnya kemacetan masih menjadi permasalahan serius jalan-jalan prokol pun tidak terlewatkan dari kemacetan contohnya di jalan Suroto Kunto arah kampung Growong pada saat dore masih banyak Bis-bis pengangkut karyawan yang masuk sehingga mengakibatkan kemacetan panjang. Parahnya

KASATKER BBWS Diduga “SETALI DUA UANG”

Written by | September 20, 2015 | 0
proyek bbws
  Indramayu, BeritaBrantas Proyek pekerjaan Rehabilitasi Jaringan irigasi SS. Sukra Cs (Loan Worl Bank WISMP2) 18.82/342.97 Ha di kabupaten Indramayu terkesan asal-asalan. pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh PT. Nindya Karya ini belum lama dirampungkan tetapi sudah banyak kerusakan. Contohnya pada pemasangan batu TPT yang tidak memakai pondasi sehingga mengakibatkan hampir 85% bangunan tersebut hancur. Padahal, proyek tersebut baru saja dirampungkan ini membuktikan masih kurangnya pengawasan dari berbagai pihak. Sedikit mengutip pemberitaan Media WJ, Agus Sanusi Ketua LPKSM “PEKA” kepada Berita Brantas mengatakan juga menyikapi tentang proyek SS. Sukra Cs (Indramayu), yang jelas dari pihak-pihak yang berwenang jelas sudah melakukan pembiaran dan menjadikan ajang pungli ajang gratifikasi

Ketua LPKSM “PEKA” Agus Sanusi dan Ketua Forum Perlindungan Konsumen Edy Junaedy Berharap kepada Kapolres Karawang TINDAK DEBT COLLECTOR di Wilayah Kab Karawang.

Written by | September 8, 2015 | 0
debt collector
KARAWANG,BeritaBrantas Semulai diberlakukannya peraturan Mentri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan atau leasing, membuat Kapolsek Gayamsari Semarang Kompol Dili Yanto melakukan razia terhadap para debt collector yang sedang berada di pinggir jalan. Kapolsek memberikan penjelasan tentang tata cara pengambilan kendaraan yang masih dalam proses kredit. “Dengan adanya peraturan tentang Fidusia tersebut, pihak leasing tidak diperbolehkan meminta secara paksa melalui debt collector. Penyitaan hanya boleh dilakukan oleh pihak pengadilan,”ungkapnya, selasa(8/9). Dili menambahkan, setelah dilakukan penyitaan oleh pihak pengadilan, selanjutnya pihak pengadilan memberikan denda kekurangan pembiayaan kredit motor tersebut. “Meminta paksa kendaraan

Oknum Pejabat Negara (PLN) Tapi Tak Bernegara, Masih Melanggar UU No. 08 Th. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

Written by | September 7, 2015 | 0
photo.net
JAKARTA, BeritaBrantas Mentri Koordinator Bidang Listrik dan Sumber Daya, Rizal Ramli memberikan kritik pedas terhadap Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengenai system pembayaran token listrik yang dirasa sangat membebani masyarakat. Rizal menyinggung kebijakan yang dikeluarkan PLN yang dirasa tidak adil karena masyarakat dipaksa beralih menggunakan token atau voucer listrik di tambah lagi apabila membeli token listrik sebanyak Rp 100.000 ternyata masyarakat hanya menerima aliran listrik sebanyak Rp 73.000 saja. Rizal juga meminta PLN segera mengubah kebijakan dengan membebaskan masyarakat untuk memilih listrik secara meteran ataupun pulsa. “Provider pulsa listrik itu setengah mafia,”ujarnya, senin (7/9). Pernyataan ini sontak membuat Direktur Utama PLN Sofyan Basyir terpojokkan belum lagi