11:46 am - Selasa September 19, 2017

Kostrad TNI AD, Pasukan Infanteri Paling Unik di dunia

Written by | Juni 17, 2015 | 0
kostrad
Single content advertisement top

Berita Karawang, Brantas

Semenjak bedirinya dlam lingkungan Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia, Kostrad telah menorehkan banyak catatan gemilang yang sangat berjasa bagi ibu pertiwi.

Di bentuk pada tahun 1961 semasa kampanye Trikora dalam rangka pembebasan Irian Barat dari Belanda, Kostrad : Komando Strategis Angkatan Da­rat (Army Strategic Reserve Com­mand) merupakan bagian dari ko­mando tempur utama milik TNI AD yang memiliki kekuatan per­sonil antara 25.000 sampai 40.000 (tak ad jumlah pasti). Pada waktu kampanye Trikora, Kostrad mer­upakan salah satu kekuatan Inti Komando Mandala Irian, kemudi­an berganti nama menjadi Kostrad pada 1963.

Setelah selesai mengikuti misi pembebasan Irian barat, sepak ter­jang Kostrad makin gemilang di akhir Orde Lama dan di masa Orde Baru. Pasukan dengan baret ber­warna hijau dan memiki lambang senjata sakti Cakra Sapta Agni tel­ah banyak memakan asam garam medan pertempuran, dari Operasi Trikora, penumpasan G30S, Oper­asi Trisula, PGRS di Serawak, PAR­AKU di Kalimantan Utara, Operasi Seroja di Tim-Tim serta menjadi tim pasukan penjaga perdamaian PBB.

Nah, uniknya Kostrad mer­upakan pasukan Infanteri yang paling sulit dicari tandingannya dari Korps negara lain. Keunikan Kostrad karena kemampuan yang dimiliki setiap anggota Kostrad sangat berbeda dari Infanteri ke­banyakan. Bahkan bentuk pelati­hannya pun beraneka ragam, tak hanya pelatihan standar infanteri namun ditambah pelatihan para komando dan spesialisasi lain khas pasukan khusus

Pasukan Kostrad juga memi­liki kemampuan terjun payung alias Pasukan Lintas Udara (Airborne In­fantry Brigade) men­jadikan Kostrad bu­kanlah pasukan darat biasa, inilah salah satu keunikan Kostrad.

Selain itu, di dalam Kostrad juga memiliki unit-unit lain dengan spesialisasi khusus. Kostrad bahkan memi­liki satuan Kavaleri (lapis baja), Batalyon Zeni, Artileri Medan, unit pasukan anti teror dan peperangan dalam kota, Raider atau ban­teng Raider.

Sebagai pasukan besar yang siap men­jalankan perintah Pan­glima TNI, Kostrad saat ini memiliki 2 Di­visi, yakni Divisi I bertempat di Cil­odong Jawa Barat dan Divisi II di Singasari Malang. Pada taun 2009, Divison III Kostrad di Gorontalo dan Makasar secara bertahap mu­lai dibangun sampai dengan tahun 2014.

Dari sekian banyak batalyon Infantri Angkatan Darat khusus­nya miliki Kostrad, ada salah satu batalyon Infantri yang cukup “di­takuti” yakni, Batalyon Infanteri Lintas Udara 305, Brigif Linud 17/Kujang 1 Kostrad yang bermarkas di Karawang Jawa Barat.

Kabarnya Pasukan ini sela­lu menuntaskan semua misi yang diembannya, memiliki nama lain Yonif 305 Tengkorak karena kesat­uan ini memiliki simbol tengkorak mematikan.

Seperti Batalyon Raider Kos-trad, Yonif Tengkorak juga diran­cang sebagai pasukan yang siap diterjunkan dalam perang berke­lanjutan. Semakin panjang pertem­puran, semakin ganas dalam men­galahkan lawan.

Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak merupakan salah satu Batalyon dalam Jajaran Bri­gade Infanteri Lintas Udara 17 Ku­jang I Divisi Infanteri 1 Kostrad. Setelah melalui berbagai peristiwa, lahirlah Batalyon 305/Tengkorak pada tanggal 7 September 1949 yang sekarang ini kita kenal sebagai Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/ Tengkorak dalam jajaran Bri­gade Infanteri Lintas Udara 17 Ku­jang I Divisi Infanteri 1 Kostrad.

Moto yang dipunyai Kostrad adalah Dharma Putra, merupakan nama dari 7 Prajurit Elite penjaga Raja-Raja Majapahit.

Bisa diibaratkan Kostrad mer­upakan salah satu pilar utama da­lam melindungi keutungan Negara kesatuan Republik Indonesia.

 

(Visited 2.176 times, 2 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG, KOMANDO

No comments yet.

Leave a Reply