4:01 pm - Jumat Desember 15, 2017

Pembebasan Sandera di Papupa, Tim Parako “Jangan Kasih Kesempatan Kedua”

Written by | November 17, 2017 | 0
Pembebasan Sandera di Papua
Single content advertisement top

Pembebasan Sandera di Papupa-Setelah sempat beberapa hari disandera oleh kelompok KKB akhirnya para sandera yang berjumlah sekitar 347 orang yang berasal dari kampung Banti dan Kampung Kimbely Tembagapura, Mimika akhirnya berhasil dibebaskan setelah dilakukan operasi Raid dan perebutan cepat area Kimbely oleh Tim Pasukan Parako  Batalyon-13 Grup-1 Kopassus yang berjumlah 13 orang dibantu pasukan raider 751 yang berjumlah 30 orang dan juga Tontaipur.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Beritabrantas, selagi Tim Pasukan Parako  Batalyon-13 Grup-1 Kopassus melaksanakan Operasi Raid dan Perebutan Cepat Area Kimberley Papua dan mengejar Kelompok bersenjata, Yonif-751/Raider dan Tontaipur, serentak dengan 2 Tim dari Taipur Kostrad bertugas menguasai Bunti.

Kemudian, pada pukul 07.00WIT, Pasukan mulai bergerak ke arah posisi Kelompok KKB yang sedang berkumpul. Sekitar pukul 07.45WIT, suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada  KKB yang sedang berkumpul di kandang babi di daerah utikini.

Pembebasan Sandera di Papua

Mengetahui Pasukan yang Tiba-tiba muncul diluar area pemukiman, Kelompok KKB lantas berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan Perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus. Lalu pada pukul 08.18WIT, seluruh area Kimberley berhasil dikuasai.

Setelah berhasil menguasai seluruh area Kimbely, pangdam memerintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan Separatis TPN/OPN. Hanya dalam kurun waktu sekitar  78 menit seluruh seluruh Area  berhasil dikuasai dan Para separatis melarikan diri ke Hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari Jarak Jauh.

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasi berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan Tim Evakuasi. Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi.

Sekitar pukul 14.00WIT proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban Sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan Luar Papua,  sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik. Saat pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi mengamankan korban dan kampung.

“Jika kalian berhadapan dengan Pasukan Reguler, Bertempur lah secara Terhormat. Jika kalian berhadapan dengan Milisi, Jangan pernah memberinya kesempatan kedua” (03)

(Visited 610 times, 2 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: KOMANDO

No comments yet.

Leave a Reply