1:24 pm - Rabu September 19, 2018

waspada penyelundupan senjata ilegal

Written by | Mei 1, 2016 | 0
rahman sabon nama
Single content advertisement top

Waspada penyelundupan senjata ilegal – Rahman Sabon Nama pengamat sosial politik mengingatkan agar pemerintah Indonesia harus waspada dengan hilangnya dua contener senjata di pelabuhan Dili Timor Leste (2/4) lalu.

Hilangnya senjata di Negara bekas provinsi ke 27 Indonesia itu, dikhawatirkan akan di selundupkan ke wilayah NKRI. “Seiring dengan semakin besarnya tuntutan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang mendesak pemerintah untuk merehabilitasi dan meminta maaf atas tragedi PKI tahun 1965 atas keluarga dan korban Ex-PKI maka Indonesia harus Waspada penyelundupan senjata ilegal,” ungkap Rahman. Minggu, (1/5).

Selain itu, Rahman juga meminta kepada Menko Polhukam dan jajaran Intelejen agar waspada penyelundupan senjata ilegal ke wilayah NKRI, dan segera melakukan koordinasi dengan aparat keamanan untuk memperketat keamanan di wilayah-wilayah perbatasan.

waspada senjata ilegal

Baca juga : PMII tuntut kejaksaan selesaikan kasus-kasus korupsi

“Saya mohon ke pemerintah agar memperketat penjagaan di wilayah-wilayah perbatasan khususnya di wilayah “jalur tikus” di Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua, serta Kalimantan,” tambah Rahman.

Selain itu, Rahman juga mengingatkan agar NKRI ini waspada penyelundupan senjata ilegal serta juga dengan pergerakan PKI yang dirasa semakin “fulgar”.

“Beberapa catatan pokok yang perlu menjadi kewaspadaan nasional yang dapat saya rekomendasikan untuk bagsa ini bahwa simposium tragedi PKI 65 merupakan panggung pertama PKI yang dapat dijadikan legitimasi untuk menuntut diluar logika bangsa,” bebernya. (raka)

(Visited 211 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: KAMTIBMAS

No comments yet.

Leave a Reply