11:46 am - Selasa September 19, 2017

Kadis Perhubunga Harus Perbanyak Investigasi Lapangan, Jangan Nunggu Japrem tau Upeti Masuk…!!

Written by | September 22, 2015 | 0
macet
Single content advertisement top

KARAWANG, BERITABRANTAS

Tugas dan fungsi Dinas Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya(DLLAJ) salah satunya adalah investigasi dan juga menelaah dan memantau situasi arus lalu lintas setiap pagi, sore, terutama pada jam-jam sore hari, disaat banyak Karyawan pulang kerja.

Disini petugas DLLAJ harus bisa melihat fenomena macet yang ada di Kabupaten Karawang selanjutnya, harus bagaimana jalan keluarnya ketika keadaan macet. Jangan hanya diam berpangku tangan saja menunggu japrem masuk dari sana-sini.

Di Kabupaten Karawang sendiri contohnya kemacetan masih menjadi permasalahan serius jalan-jalan prokol pun tidak terlewatkan dari kemacetan contohnya di jalan Suroto Kunto arah kampung Growong pada saat dore masih banyak Bis-bis pengangkut karyawan yang masuk sehingga mengakibatkan kemacetan panjang.

Parahnya lagi tidak ada petugas DLLAJ yang berjaga dan mengatur lalu lintas padahal jalan tersebut sangat sempit dan juga sedang ada pekerjaan kabel telephone bawah tanah yang mengakibatkan kemacetan semakin parah saja.

Mengomentari fenomena kemacetan yang ada di Kabupaten Karawang Agus Sanusi sebagai pemerhati mengatakan, seharusnya DLLAJ lebih “melek” dengan keadaan jalan di Kabupaten Karawang.

“DLLAJ harus menaruh rambu-rambu yang sesuai fungsinya. Jangan bikin latter S tapi dibuat parkir bus 3/4. Bayangkan Kabupaten Karawang kedepannya akan seperti apa kalau petugasnya hanya berpangku tangan,”ujar agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, jalan infrastruktur hanya segitu-segitu saja sedangkan volume kendaraan bertambah terus coba bekerja pakai hati jangan pakai nafsu saja dan jangan hanya duit saja di kelopak mata.

“Ingat Kepala Dinas DLLAJ dan stafnya itu adalah pelayan masyarakat harusnya lebih mengayomi masyarakat, coba liat Terminal amburadul, Johar semrawut, Jalan Sywhquro semrawut semuanya semrawut pertanyaannya kemana petugas-petugas itu, jangan hanya bekerja mencari popularitas saja,”tambah agus.

Selain itu, Agus juga mengatakan setiap petugas DLLAJ jangan punya pikiran picik karena dia bukan oarang yang lahir di Karawang tapi daro luar Karawang sedangkan mereka melalikan pekerjaannya. jangan sampai ada anggapan “yang penting mah saya cari uang di karawang” jangan sampai ada ungkapan seperti itu, karena anda itu adalah pelayan masyarakat khususnya masyarakat Karawang.

“Memang semua itu penting mencari uang tapi harus berimbang mana yang halal mana yang haram 0dan mana yang ridho itu yang harus di ambil,”cetusnya.

Agus juga berpesan kepada Polres Karawang khususnya Satlantas jangan hanya oprasi di ajalan saja dan jangan hanya terima japrem saja dimanapun kita bertugas harus berimbang antara kebutuhan dan tugas.

“Saya paham Polisi Polantas yang paling dilematis datang paling pagi ke polres, beda dengan Polisi-polisi lainya karena dia monitoring pengawasan di jalan itulah bentuk pelayanan sesuai dengan motto “sipolin” artinya pelayananku hanya yang terbaik terhadap masyarakay ingat, dimanapun kita bertugas, haram halal menjadikan maslahat karena tupoksi sebagai anggota Polantas,”tandasnya.

Terakhir Agus mengatakan, walaupun banyak cacian, makian tetap menerpa jangan kesal karena tidak semua orang memahami tupoksinya.

“Diantara tupoksi lantas mengarahkan yng salah menjadi baik di perjalanan bukan bentuk tindakan tetapi harus pemberitahuan ini banyak yang salah kaprah pengguna jalan semakin salah semakin enak ada kesempatan bukan malah diarahkan. Itu oknumnya,”bebernya.

(Visited 141 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: TARGET OPERASI

No comments yet.

Leave a Reply