8:57 pm - Selasa November 21, 2017

Ketua LPKSM “PEKA” Agus Sanusi dan Ketua Forum Perlindungan Konsumen Edy Junaedy Berharap kepada Kapolres Karawang TINDAK DEBT COLLECTOR di Wilayah Kab Karawang.

Written by | September 8, 2015 | 0
debt collector
Single content advertisement top

KARAWANG,BeritaBrantas

Semulai diberlakukannya peraturan Mentri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan atau leasing, membuat Kapolsek Gayamsari Semarang Kompol Dili Yanto melakukan razia terhadap para debt collector yang sedang berada di pinggir jalan.

Kapolsek memberikan penjelasan tentang tata cara pengambilan kendaraan yang masih dalam proses kredit.

“Dengan adanya peraturan tentang Fidusia tersebut, pihak leasing tidak diperbolehkan meminta secara paksa melalui debt collector. Penyitaan hanya boleh dilakukan oleh pihak pengadilan,”ungkapnya, selasa(8/9).

Dili menambahkan, setelah dilakukan penyitaan oleh pihak pengadilan, selanjutnya pihak pengadilan memberikan denda kekurangan pembiayaan kredit motor tersebut.

“Meminta paksa kendaraan bermotor di jalan merupakan tindak kekerasan atau perampasan, mereka bisa diancam pasal 365 KUHP tentang perampasan dengan hukuman 12 tahun penjara,” tambahnya.

Sementara itu, terhadap delapan orang debt collector yang diamankan dalam razia tersebut, aparat melakukan pendataan dan pembinaan. Mereka juga diharapkan tidak untuk melakukan penyitaan paksa kembali.

Menanggapi kinerja Kapolsek Gayamsari Semarang, ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) “PEKA” Agus Sanusi sangat mengharapkan kinerja anggota Polsek yang ada di Kabupaten Karawang seperti yang dilakukan di wilayah hukum Semarang.

Agus berharap kepada Kapolres Karawang agar segera memberikan sprint kepada para Kapolsek untuk melakukan razia debt collector seperti halnya yang dilakukan Kapolsek Gayamsari Semarang.

“Karena di Semarang saja yang lingkupnya lebih kecil dari pada Karawang sudah melakukan razia terhadap debt collector, masak di Karawang belum ada split untuk menangkap para debt collector yang dirasa meresahkan masyarakat kalau misalkan tidak di tangkap, ya paling tidak lakukan penertiban lah,”tandasnya.

Agus menambahkan, dirinya sangat mendukung dengan sikap Kapolsek Gayamsari Semarang yang sudang melakukan “Clast action” terhadap para debt collector yang dirasa meresahkan masyarakat tersebut.

Selain itu, Ketua Forum Perlindungan Konsumen Edy Junaedy sangat setuju dan antusias dengan pendapat ketua LPKSM PEKA. Menurut Edy dirinya sebagai ketua Forum perlindungan Konsumen yang ada di Karawang juga sangat mengharapkan agar Kapolres segera memerintahkan para Kapolsek agar segera melakukan penertiban terhadap debt collector yang berada di pinggir jalan.

“Benar itu Kapolres harus segera melakukan sprint terhadap para Kapolsek agar sesegera mungkin melakukan razia debt collector kalau misalkan tidak di tangkap, ya minimal dibubarkanlah, karena kalau tidak dibubarkan bukan tidak mungkin akan terjadi kericuhan dan kriminalisasi, dan untuk mencegah hal tersebut harus sesegera mungkin pihak Polres melakukan operasi debt collector seperti yang dilakukan di Semarang,”tegas Edy. (Jil)

(Visited 298 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: BERITA KARAWANG, KRIMINAL

No comments yet.

Leave a Reply