11:46 am - Selasa September 19, 2017

KASATKER BBWS Diduga “SETALI DUA UANG”

Written by | September 20, 2015 | 0
proyek bbws
Single content advertisement top

 

Indramayu, BeritaBrantas

Proyek pekerjaan Rehabilitasi Jaringan irigasi SS. Sukra Cs (Loan Worl Bank WISMP2) 18.82/342.97 Ha di kabupaten Indramayu terkesan asal-asalan. pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh PT. Nindya Karya ini belum lama dirampungkan tetapi sudah banyak kerusakan.

Contohnya pada pemasangan batu TPT yang tidak memakai pondasi sehingga mengakibatkan hampir 85% bangunan tersebut hancur. Padahal, proyek tersebut baru saja dirampungkan ini membuktikan masih kurangnya pengawasan dari berbagai pihak.

Sedikit mengutip pemberitaan Media WJ, Agus Sanusi Ketua LPKSM “PEKA” kepada Berita Brantas mengatakan juga menyikapi tentang proyek SS. Sukra Cs (Indramayu), yang jelas dari pihak-pihak yang berwenang jelas sudah melakukan pembiaran dan menjadikan ajang pungli ajang gratifikasi ajang penyalah gunaan wewenang sehingga merugikan keuangan negara.

“Yang paling penting adalah sikap pemerintah yng menangani proyek bbws jangan menyebab korupsi secara korforasi secara bersama sama melakukan korupsi dan kalau tidak segera di sidak atau di efaluasi maka proyek yang berbau BBWS akan mubazir dan terkesan menghambur-hamburkan uang negara kalau tidak diawasi secara optimal,”ungkap agus, minggu(20/9).

Ia menambahkan, Juga pihak-pihak terkait seperti Pejabat Penyelenggara Negara khususnya Kepolisian Kejaksaan dan KPK segera menelisik atau melakukan penyelidikan penelaahan dan penangkapan.

“Kalau bersalah jangan sungkan-sungkan tangkap dan adili karena sudah melakukan kejahatan terhadap uang Negara,”tandas agus.

Sampai berita ini diturunkan, beritabrantas belum bisa mengkonfirmasi baik ke pihak Kasatker ataupun Kepala Balai Besan Wilayah Sungai Citarum. Namun, sesuai kutipan media WJ, ketika ingin dikonfirmasi Kasatker PJPA Abdul Ghoni terkesan menghidar. (ka)

 

 

 

 

(Visited 310 times, 1 visits today)
Single content advertisement bottom
Filed in: SIDIK KASUS

No comments yet.

Leave a Reply